Kompas.com - 15/06/2021, 08:59 WIB

"Takutnya kalau sudah datang semua, mengularnya panjang. Selain itu, namanya barcode kita juga pakai aplikasi di Android, takutnya ada masalah sinyal kalau terlalu padat."

"Kemarin so far so good, sih," kata Vian.

Baca juga: 5 Tren Pernikahan yang Paling Digemari di Tahun 2021

Direspons positif

Sejauh ini, Vian mengaku belum melihat ada konsep pernikahan serupa yang dijalankan oleh penyelenggara lainnya melainkan masih sebatas simulasi.

Meski belum menerima permintaan konsep serupa dari klien lainnya, namun ia mengaku senang dengan animo tamu undangan yang cukup tinggi.

Dari 350 undangan, sekitar 300 undangan mengonfirmasi kehadiran.

"Takutnya kita bikin drive thru responsnya "masa datang ke pesta orang cuma lewat doang". Ternyata antusiasme tamu bagus banget," katanya.

Di samping menjadi alternatif resepsi pernikahan di masa pandemi, konsep ini sebetulnya juga dapat membantu mengurangi kemungkinan adanya kehadiran tamu gelap.

"Drive thru kan kita bisa enggak tahu ini benar tamu kita atau bukan."

"Dari awal kami sudah scan by barcode. Jadi kalau di database kami tidak ada, berarti itu tamu gelap. Jadi benar-benar akurat dari awal," tuturnya.

Baca juga: Konsep Intimate Wedding Bukan Jaminan Biaya Pernikahan Lebih Murah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.