Kompas.com - 17/06/2021, 08:17 WIB

KOMPAS.com - Gagdet (gawai) memang dapat memberikan dampak buruk terhadap perkembangan anak jika tidak digunakan secara tepat.

Oleh karena itu, orangtua perlu melakukan pendampingan yang tepat ketika anak menggunakan gadget sehingga perangkat tersebut dapat mendukung perkembangannya.

Sayangnya, sebagian orangtua justru menggunakan gadget untuk menjadi pengganti figur pengganti dirinya, misalnya agar anak tak rewel.

Pada akhirnya, interaksi anak dengan gadget menjadi tak terpisahkan dan anak menjadi kecanduan gadget.

"Selama ini orangtua kan concern-nya menggunakan gadget sebagai pengganti figur orangtua, figur pengasuh."

Demikian diungkapkan oleh psikolog klinis anak, remaja, dan keluarga, Roslina Verauli MPsi, Psi pada peluncuran virtual Huawei MatePad T10 Kids Edition, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Orangtua Tak Perlu Larang Anak Main Gadget, asal..

Alih-alih melarang, orangtua sebaiknya membimbing anak menggunakan gadget. Sebab, gadget di era digital seperti saat ini adalah sesuatu yang tak terpisahkan dari anak.

Selain itu, menggunakan internet dapat membantu anak mengembangkan pengetahuan umumnya.

"Menghalangi anak untuk mengenal dunia internet dan teknologi digital itu justru menghambat kemampuan perkembangan adaptif mereka," ucap Roslina.

Namun, penting untuk mengenalkan anak pada gadget sesuai dengan usianya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.