Kompas.com - 17/06/2021, 10:15 WIB
Ilustrasi anak bermain gawai. PEXELS/JESSICA LEWISIlustrasi anak bermain gawai.

KOMPAS.com - Di era digital seperti saat ini, rasanya mustahil melarang anak menggunakan gadget.

Faktanya, penggunaan gadget pada anak bukan harus dilarang, melainkan didampingi agar anak menggunakannya sesuai kebutuhan usia.

Sayangnya, beberapa orangtua bingung kapan dan bagaimana mengenalkan gadget pada anak.

Pada akhirnya, alih-alih memberi pendampingan, orangtua justru menjadikan gadget sebagai pengganti figur orangtua.

Selain memberikan sejak usia anak masih kecil, banyak orangtua memberi gadget secara penuh tanpa memberi batasan pada anak.

Hal ini pada akhirnya membuat orangtua kerap kesulitan meminta anak berhenti menggunakan gadget dan anak memiliki interaksi yang berlebihan dengan gadget-nya.

Kondisi ini lebih dikenal dengan istilah kecanduan gadget.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selama ini orangtua kan concern-nya menggunakan gadget sebagai pengganti figur orangtua, figur pengasuh."

"Tapi orangtua ini lucu. Ketika memberi gadget (pada anak), mereka memberi semuanya tanpa ada batasan."

Demikian diungkapkan oleh psikolog klinis anak, remaja, dan keluarga, Roslina Verauli MPsi, Psi pada peluncuran virtual Huawei MatePad T10 Kids Edition, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Orangtua Tak Perlu Larang Anak Main Gadget, asal..

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X