Kompas.com - 17/06/2021, 15:22 WIB
Ilustrasi kosmetik SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIOIlustrasi kosmetik
|
Editor Wisnubrata

"PFAS adalah bahan kimia. Pada manusia, paparan bahan kimia ini dikaitkan dengan gangguan fungsi kekebalan tubuh, penyakit kanker tertentu, peningkatan risiko diabetes, obesitas, dan gangguan endokrin."

"Bahan kimia ini berbahaya bagi setiap sistem organ utama dalam tubuh manusia," tutur Sunderland.

Studi tersebut dimuat ke dalam jurnal Environmental Science & Technology Letters.

Baca juga: Efek Samping Kosmetik Abal-abal, Bisakah Disembuhkan?

Untuk mengungkap adanya bahan berbahaya pada kosmetik, Bruton dan tim membeli 231 produk kosmetik di AS dan Kanada dari sejumlah pengecer seperti Ulta Beauty, Sephora, Target, dan Bed Bath & Beyond.

Peneliti kemudian memeriksa kandungan fluorin di dalam masing-masing kosmetik.

Hasilnya, tiga perempat sampel maskara tahan air mengandung konsentrasi fluorin tinggi.

Dua pertiga alas bedak dan lipstik cair, dan lebih dari separuh produk untuk mata dan bibir juga memiliki kandungan tinggi fluorin.

"Tingkat fluorin tinggi ditemukan dalam produk yang biasa diiklankan sebagai 'tahan aus' terhadap air dan minyak atau 'tahan lama', termasuk alas bedak, lipstik cair, dan maskara tahan air," tulis Bruton dan tim peneliti.

Mereka juga menganalisis 29 produk untuk menentukan jenis bahan kimia yang terkandung di dalam produk.

Ditemukan, setiap produk kosmetik mengandung setidaknya empat PFAS, dan satu produk mengandung 13 PFAS.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.