Kompas.com - 18/06/2021, 11:19 WIB
Masker perlu digunakan secara tepat agar dapat mencegah penularan Covid-19 secara optimal.
FREEPIK/TIRACHARDZMasker perlu digunakan secara tepat agar dapat mencegah penularan Covid-19 secara optimal.

KOMPAS.com - Memakai masker menjadi salah satu protokol penting yang harus diterapkan untuk mencegah penularan Covid-19.

Meski sepele, penting untuk memastikan kita menggunakan masker dengan tepat di tengah lonjakan kasus Covid-19 saat ini.

Sayangnya, masih banyak orang tak mengenakan masker secara tepat atau sering melepas-pasangnya.

Kebiasaan buruk tersebut dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19 karena tetesan pernapasan (droplet) kita masih bisa terhirup oleh orang lain, begitu pula sebaliknya.

Hal ini menjadi masalah jika droplet yang terhirup telah terinfeksi virus corona.

Berikut sejumlah kesalahan penggunaan masker yang dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19:

1. Tidak mencuci tangan terlebih dahulu

Tangan kita menyentuh banyak permukaan, termasuk mungkin permukaan yang kotor dan terkena tetesan droplet orang lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mencegah kuman dan memastikan masker digunakan dalam keadaan higienis, pastikan kita mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan masker atau setiap menyesuaikannya dengan wajah.

Jika tidak mendapatkan akses air bersih untuk cuci tangan, kita bisa menggunakan hand sanitizer dengan alkohol 60 persen.

Menurut WebMD, pegang masker pada bagian tali atau kaitan untuk memakaikannya ke wajah dan hindari menyentuh bagian depan wajah.

Ketika akan melepasnya, mulailah melepas dari bagian tali atau kaitannya terlebih dahulu, kemudian kembali mencuci tangan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Ini 6 Hal Sederhana untuk Cegah Penularan

2. Tidak mencuci masker baru

Banyak orang menganggap masker baru masih dalam keadaan bersih dan langsung memakainya.

Padahal, bisa saja masker tersebut banyak disentuh sebelumnya dan membuatnya kotor dengan kuman atau virus. Apalagi jika masker tersebut adalah masker kain buatan tangan.

Jadi, cucilah masker baru sebelum digunakan. Usahakan mencucinya dengan air panas 70 derajat Celcius dengan sabun atau deterjen bebas residu.

Kemudian, bilas masker dengan air bersih dan keringkan.

Cara lainnya adalah merendam masker selama sekitar 5 menit di dalam satu liter air dengan 2 sendok makan pemutih.

3. Menyimpan sembarangan

Hanya karena masker adalah barang penting di masa pandemi ini, bukan berarti kita boleh sembarang meletakannya.

Sering sekali kita melihat orang-orang meletakannya di dashboard mobil atau tempat lainnya yang tak dapat dipastikan higienitasnya.

Masker perlu disimpan di tempat yang bersih ketika tidak digunakan.

Jika masker tidak basah atau kotor, masukkan masker ke dalam kantong kertas atau wadah bersih lainnya yang kering agar masker tidak berjamur atau asam.

Jika kita hendak makan dan melepas masker, pastikan menyimpannya di dalam saku atau tas yang bersih dan jangan pernah meletakannya di atas meja.

Setelah makan, cuci tangan terlebih dahulu sebelum memakai kembali masker dengan sisi yang sama menghadap ke luar.

Baca juga: 4 Alasan Bisa Tertular Covid-19 meski Pakai Masker di Tengah Kerumunan

4. Menggunakan masker kotor

Masker yang kotor adalah "magnet" bagi bakteri dan virus. Menggunakan masker tersebut dalam waktu yang lama dapat membuat kita terinfeksi.

Setelah masker kain digunakan, pastikan segera mencucinya dan usahakan menggunakan air panas 70 derajat Celcius.

Keringkan masker di tempat tinggi atau jemur di bawah sinar matahari langsung.

Sambil menunggu masker kering, gunakanlah masker bersih lainnya.

5. Menggunakan masker yang rusak

Banyak dari kita yang punya masker favorit dan enggan membuangnya meski sudah berlubang, robek, atau benangnya tercerabut.

Jika memiliki masker dengan kondisi seperti itu, sebaiknya segera membuangnya dan memakai masker baru karena masker sudah tidak dapat memberikan perlindungan yang optimal.

Untuk memastikan masker lebih tahan lama, hindari masker basah karena air liur, keringat, riasan wajah, atau hal lainnya karena masker basah bisa menjamur jika tak segera dibersihkan.

Baca juga: Melihat Jenis Masker yang Paling Efektif Menangkal Covid-19

6. Menggunakan ulang masker sekali pakai

Masker sekali pakai hanya untuk dipakai satu kali saja. Pastikan ukuran masker pas di wajah dan tidak menyisakan celah.

Melansir Today, jika masker sudah kotor, basah atau robek, buang masker dan ganti dengan yang baru.

Untuk itu, jika pergi ke luar rumah, pastikan kita membawa masker cadangan.

7. Menggunakan masker longgar

Jangan paksakan menggunakan masker longgar yang tidak pas di wajah kita karena dapat memungkinkan dropet terhirup melalui celah yang ada.

Jika mengenakan hijab, misalnya, gunakan masker di luar hijab dan kencangkan ikatannya di belakang kepala menggunakan pin.

Baca juga: Waspada Masker Medis Palsu, Ketahui Risiko Penggunaannya

8. Membuka masker ketika berbicara

Memang, berbicara sambil mengenakan masker sering kali tidak nyaman dan membuat suara kurang terdengar.

Jadi, sebagian dari kita mungkin secara refleks akan menariknya sehingga suara kita bisa terdengar.

Sayangnya, kebiasaan ini membuat kita lebih rentan terinfeksi Covid-19 karena berpotensi menghirup droplet yang ada di udara sekitar kita.

Untuk itu, kurangi kebiasaan menarik masker atau menurunkannya ketika kita berada di luar rumah.

Menurunkan masker ketika berbicara dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19.SHUTTERSTOCK/JANON STOCK Menurunkan masker ketika berbicara dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19.
9. Memakai masker di bawah hidung

Memakai masker memang membuat kebanyakan dari kita lebih sulit bernapas.

Namun, menurunkan masker dan memakainya di bawah hidung atau menurunkannya ke dagu akan mengurangi efektivitas masker.

Alasan kita menggunakan masker adalah memastikan lendir dan air liur tidak keluar dari hidung dan mulut kita, kemudian menyebar ke orang lain.

Menggunakan masker secara tepat juga melindungi kita dari droplet orang lain yang mungkin menginfeksi kita.

Jika memakai masker membuat kacamata kita berembun, aturlah masker pada bagian hidungnya untuk menjaga agar udara hangat dari napas tidak keluar ke bagian atas.

Atur agar masker pas dengan ukuran hidung kita.

Baca juga: Jangan Turunkan Masker ke Dagu dan Leher, Ini Akibatnya



Sumber WebMD,Today
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.