Kompas.com - 21/06/2021, 10:39 WIB

KOMPAS.com - Makan seharusnya memberi tubuh kita energi untuk menjalani aktivitas di sepanjang hari. Tapi, sebaliknya, makan justru dapat membuat kita lesu dan mudah mengantuk.

Ahli diet di National Kidney Foundation of Illinois, Melissa Prest, mengatakan bahwa makan merupakan aktivitas yang membutuhkan banyak energi, sehingga bisa membuat kita merasa lelah.

Terlebih lagi, insulin — hormon yang dibuat oleh pankreas yang mengontrol gula darah kita — memiliki dampak besar pada tingkat energi setelah kita makan.

"Jadi, saat kita makan, kadar insulin akan melonjak untuk memastikan kadar gula darah kita berada di tempat yang seharusnya," jelasnya.

"Ketika pekerjaan itu selesai, kadar insulin menurun dan bisa membuat orang merasa ngantuk. Ini adalah proses yang normal, tetapi rasa kantuk tidak boleh berlangsung lama," sambung dia.

Baca juga: Makan Jangan Hanya Cari Kenyang

Untuk menghindari rasa kantuk usai makan, Perst menyarankan agar kita memasukkan campuran karbohidrat kompleks, lemak sehat, dan protein tanpa lemak ke dalam setiap makanan.

Kita juga perlu memilih makanan yang lebih rendah lemak jenuh, tinggi serat, dan diproses secara minimal.

Di samping itu, menggerakkan tubuh setiap hari, tidur setidaknya tujuh jam setiap malam, dan tetap terhidrasi akan membuat kita tetap terjaga sampai waktu tidur.

Tetapi, jika kita masih merasa lelah dan ngantuk setelah makan, mungkin ini adalah beberapa alasan yang perlu kita ketahui, seperti yang dilansir dari laman Prevention.

Baca juga: 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam, Termasuk Gampang Haus

1. Minum alkohol saat makan

Minum segelas anggur atau minuman beralkohol lainnya bisa memicu rasa kantuk setelah makan.  Alkohol dapat menekan sistem saraf pusat yang menyebabkan kita mengantuk.

"Minum alkohol menjelang waktu tidur juga dapat mengganggu siklus tidur, yang berarti kita sulit tidur nyenyak," terang Perst.

2. Mengonsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat

Perst mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan lemak dan karbohidrat dapat membuat kita mengantuk. Hal ini disebabkan karena adanya pelepasan hormon cholecystokinin (CCK) di dalam usus.

Baca juga: 4 Tips Diet Rendah Karbohidrat untuk Penderita Diabetes

Ilustrasi makan pagiUnplash/Ali Inay Ilustrasi makan pagi

"Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara peningkatan CCK setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak dan rasa kantuk beberapa jam kemudian," ujarnya.

Ketika kita mengonsumsi makanan yang diketahui meningkatkan peradangan seperti daging merah atau permen manis, tubuh akan dapat melepaskan sitokin seperti interleukin-1 (IL-1).

"Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat IL-1 yang lebih tinggi setelah makan dikaitkan dengan rasa kantuk setelah makan," kata Perst.

Baca juga: Awas, Jangan Makan Ayam Geprek dengan Es Teh Manis

3. Hormon-hormon pemicu

Ketika makanan kaya triptofan dimakan dalam jumlah besar, terutama dengan makanan kaya karbohidrat, kita mungkin merasa ngantuk beberapa jam setelah makan.

Perst menjelaskan bahwa triptofan kerap kali ditemukan dalam berbagai jenis makanan dan minuman seperti ayam, susu, roti, coklat, tuna kaleng, keju cheddar, kacang tanah, oatmeal dan banyak lagi.

Asam amino esensial ini membantu tubuh kita membuat hormon pemicu relaksasi serotonin dan melatonin, yang juga digunakan untuk pengobatan gangguan tidur, misalnya insomnia.

4. Makan siang dengan porsi besar

Terkadang, merasa ngantuk setelah makan lebih berkaitan dengan seberapa banyak kita makan daripada apa yang kita makan.

"Semakin besar porsi makanannya, semakin banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk memecahnya," kata Perst.

Menghabiskan semua energi itu kemudian dapat menyebabkan kelelahan. Jadi, cobalah untuk mengurangi ukuran porsi kita dan meraih camilan berprotein tinggi jika kita lapar di antara waktu makan.

Baca juga: 3 Alasan Tetap Ngantuk meski Sudah Minum Kopi

5. Intoleransi makanan yang tersembunyi

Intoleransi makanan atau alergi makanan yang parah sering dikaitkan dengan gejala gastrointestinal (GI) yang tidak nyaman seperti kram perut dan diare.

"Kita mungkin akan merasa lelah dan ngantuk setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gluten karena dapat memicu reaksi alergi," ungkap Perst.

Hal tersebut dapat membatasi kemampuan tubuh kita untuk mengisi bahan bakar dengan benar dari makanan yang kita konsumsi karena dapat menyebabkan kelelahan dan mengantuk.

6. Memiliki kondisi tertentu

Apabila kita masih terus-menerus mengantuk setelah makan, mungkin sudah waktunya berbicara dengan dokter untuk melihat apakah ada kondisi yang mendasari hal ini.

"Kita mungkin merasa ngantuk karena memiliki masalah yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi dari makanan seperti anemia," terang Perst.

Selain itu, ketidakseimbangan hormon, sensitivitas insulin, atau sindrom postprandial idiopatik (IPS) dapat menjadi pemicunya.

Baca juga: Kadar Gula Darah Normal untuk Orang dengan dan Tanpa Diabetes

Dia menjelaskan bahwa IPS terjadi saat kita mengalami gejala hipoglikemia (kadar gula darah rendah) dua hingga empat jam setelah makan, tetapi gula darah kita sebenarnya berada dalam kisaran normal yakni 70 hingga 120 mg/dL.

Gejala hipoglikemia termasuk merasa lelah, gemetar, berkeringat, mengalami jantung berdebar, pusing, atau bahkan serangan panik.

"Meskipun kita tidak tahu pasti penyebab IPS, namun beberapa makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti gula atau minuman beralkohol dalam jumlah besar dapat menyebabkan IPS," ujarnya.

Selain itu, masih ada banyak alasan lain kita mungkin selalu merasa lelah dan ngantuk setelah makan. Jadi, cobalah untuk memeriksakan diri guna memastikan kondisi kesehatan kita.

Baca juga: Cara Mudah Kurangi Asupan Kalori, Cobalah Makan Pelan-pelan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.