Kompas.com - 21/06/2021, 13:02 WIB
Gunakan aplikasi kesehatan untuk membantu Anda menurunkan dan menjaga berat tubuh ideal. THINKSTOCKPHOTOSGunakan aplikasi kesehatan untuk membantu Anda menurunkan dan menjaga berat tubuh ideal.

KOMPAS.com - Berhati-hatilah saat mengunduh aplikasi di perangkat smartphone. Sebab banyak aplikasi --termasuk aplikasi kebugaran dan kesehatan-- yang bisa membahayakan privasi kita.

Muhammad Ikram, dosen komputasi di Macquarie University di Sydney, Australia dan timnya melakukan penelitian untuk membuktikan kemungkinan bocornya data pengguna di aplikasi kesehatan dan kebugaran.

Penelitian tersebut dimuat ke dalam jurnal BMJ pada 16 Juni. Hasil yang mereka temukan sangatlah mengejutkan.

Dalam studinya, para peneliti membandingkan 15.000 aplikasi kesehatan yang bisa diunduh secara gratis dengan lebih dari 8.000 aplikasi non-kesehatan di Google Play Store

Baca juga: Apa Itu Raidforums, Situs yang Mengungkap Kebocoran Data Pengguna Tokopedia?

Dari situ, peneliti menemukan aplikasi kesehatan seperti penghitung langkah dan kalori, pelacak menstruasi, dan pelacak gejala mengumpulkan lebih sedikit data pengguna ketimbang jenis aplikasi lainnya.

Akan tetapi, sebanyak 88 persen aplikasi kesehatan rupanya dapat mengakses dan membagikan data pribadi pengguna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukan cuma itu saja. Sekitar dua pertiga aplikasi kesehatan dapat mengumpulkan identitas iklan atau cookie, dan sepertiga aplikasi kesehatan bisa mengambil alamat email pengguna.

Lalu, sekitar seperempat aplikasi kesehatan dapat mengidentifikasi menara ponsel yang terhubung ke perangkat pengguna. Artinya, lokasi tempat tinggal pengguna bisa diketahui.

Baca juga: 5 Cara Mudah Periksa Kebocoran Data Anda di Internet

Hanya sekitar empat persen aplikasi kesehatan yang mendistribusikan data seperti nama pengguna dan informasi lokasi. Namun data tersebut kemungkinan tidak menunjukkan data yang sebenarnya.

Para peneliti menambahkan, hampir 88 persen operasi pengumpulan data dan 56 persen transmisi data pengguna dilakukan atas nama layanan pihak ketiga, seperti pengiklan eksternal, analitik, dan penyedia (provider) pelacakan.

Halaman:


Sumber WebMD
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.