Kompas.com - 22/06/2021, 09:35 WIB
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 Astra Zeneca dosis pertama kepada seorang pelaku ekonomi kreatif di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta Barat, Selasa (8/6/2021). Kemenparekraf membuka program vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di area Jakarta yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 Juni 2021. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGVaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 Astra Zeneca dosis pertama kepada seorang pelaku ekonomi kreatif di Sentra Vaksinasi Central Park dan Neo Soho Mall, Jakarta Barat, Selasa (8/6/2021). Kemenparekraf membuka program vaksinasi Covid-19 bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di area Jakarta yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 Juni 2021.

KOMPAS.com - Bagi orang-orang yang memiliki trypanophobia atau fobia jarum suntik, bayangan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 rasanya begitu mengerikan.

Bagi orang pada umumnya, disuntik adalah hal yang biasa saja. Namun, orang-orang yang takut jarum suntik bisa mengalami gejala-gejala yang sangat tidak nyaman, termasuk berkeringat, tremor, detak jantung kencang, pusing, atau bahkan pingsan.

Beberapa orang bahkan sampai menolak mendapatkan vaksin Covid-19 karena takut disuntik.

Padahal, untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, setidaknya 70 persen populasi dalam satu wilayah sudah divaksin.

Lalu, bagaimana mengatasinya?

Jika sudah mendapatkan jadwal vaksin namun merasakan kecemasan jelang hari tersebut, simak beberapa tips mengatasi rasa takut disuntik berikut, seperti dilansir cnet:

1. Mengabaikan informasi salah tentang vaksin

Praktisi keperawatan, Esbe Duncan meyakini, kecemasan akan disuntik vaksin Covid-19 juga berkaitan dengan mitos-mitos seputar vaksinasi yang didapatkan seseorang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya, tentang teori-teori konspirasi yang beredar.

Mengabaikan informasi yang salah dapat mengurangi fobia yang dialami, terutama informasi salah atau mitos terkait vaksin.

Jika memang masih belum bisa mengabaikannya, cobalah untuk mencari lebih banyak informasi dan mempelajari faktanya.

Baca juga: Tak Perlu Khawatir, 7 Efek Samping Ini Wajar Usai Divaksin Covid-19

2. Fokus pada proses positifnya

Psikiater yang berbasis di New York, Dr Jeffrey Ditzell menyarankan orang-orang yang takut disuntik vaksin Covid-19 untuk fokus pada hal-hal positif seputar vaksin.

Ingatlah bahwa dengan mau mendapatkan vaksin, kita tak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga orang-orang yang kita cintai.

Pikirkan jika target vaksinasi segera dicapai, maka kita akan bisa segera berkumpul lagi bersama kerabat.

Pikirkan betapa menyenangkannya ketika rutinitas saling mengunjungi teman dan keluarga sudah bisa dilakukan lagi tanpa takut tertular atau menyebarkan Covid-19.

3. Pikirkan tanggung jawab sosial terhadap orang lain

Cara ini akan membantu memberikan konteks terhadap situasi dan bisa membuat kita punya motivasi lebih untuk mendapatkan vaksin, meskipun sebetulnya ketakutan.

Menjelang jadwal vaksinasi, ingatkan diri bahwa dengan melakukan hal tersebut kita sebetulnya selangkah lebih dekat ke akhir masa pandemi dan bisa menikmati aktivitas seperti sebelum Covid-19 dengan aman.

 

4. Makan dan minum sebelum jadwal vaksin

Kedengarannnya mungkin sepele, namun mengisi perut dengan makan terlebih dahulu sebelum divaksin dan memastikan tubuh terhidrasi dengan baik bisa membantu mengurangi perasaan pusing dan kemungkinan pingsan.

Menurut Ditzell, tiba di lokasi vaksinasi dengan perut lapar dan dehidrasi bisa menambah efek negatif dari stres dan ketakutan yang kita rasakan.

Baca juga: Nyeri Otot Setelah Divaksin Covid-19, Normalkah?

5. Sampaikan pada petugas kesehatan

Tak perlu malu menyampaikan pada petugas kesehatan yang menyuntik kita bahwa kita takut atau cemas dengan jarum suntik.

Kita juga bisa meminta petugas kesehatan tersebut untuk membimbing kita melakukan pernapasan dalam (deep breathing).

Pernapasan dalam terbukti dapat mengurangi kecemasan serta memberikan perasaan stabil dan nyaman di situasi-situasi yang dianggap tidak menyenangkan.

6. Mengingat tempat favorit kita

Sambil melakukan pernapasan dalam, tutuplah mata dan cobalah membayangkan tempat-tempat yang membuat kita merasa tenang atau bahagia.

Biasanya, kata Duncan, melakukan pernapasan dalam dan membayangkan tempat favorit dapat membantu menangkan kecemasan, termasuk di situasi yang paling parah sekalipun.

7. Jangan lihat jarum suntik

Kedengarannya mudah dilakukan. Namun, orang-orang yang takut dengan jarum suntik justru kerap kesulitan mengalihkan pandangannya ke arah jarum suntik.

Menurut Ditzell, cara ini paling sederhana tapi sangat efektif untuk mengurangi rasa takut disuntik.

8. Membayangkan situasi alternatif

Ketika membuang muka dari jarum suntik dan menutup mata, cobalah membayangkan situasi yang mirip tetapi tidak semengerikan itu.

Misalnya, membayangkan seorang teman memukul lengan kita karena mendapatkan kabar atau cerita bahagia alih-alih memikirkan tentang jarum suntik.

Cara lainnya, misalnya membayangkan gigitan nyamuk atau semut. Namun, tentu saja cara ini hanya bisa dilakukan jika kita tak takut nyamuk atau semut.

Baca juga: Sebelum Divaksin Covid-19 Harus Tidur Cukup, Ini Alasannya

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.