Kompas.com - 23/06/2021, 15:23 WIB
Gerai terbaru Louis Vuitton Maison Osaka Midosuji, dibuka sejak 31 Januari 2020 di Osaka, Jepang, lengkap dengan restoran dan kafe.  VIA CNNGerai terbaru Louis Vuitton Maison Osaka Midosuji, dibuka sejak 31 Januari 2020 di Osaka, Jepang, lengkap dengan restoran dan kafe.

KOMPAS.com - Melonjaknya kasus varian baru Covid-19 dan gelombang kedua pandemi di berbagai negara memunculkan pertanyaan terkait nasib industri fesyen di masa depan, khususnya kelangsungan toko ritel.

Perusahaan multinasional LVMH, yang menaungi merek-merek semacam Louis Vuitton, Kering, Hermes. dan L'Oreal menyatakan bahwa toko fisik tidak akan mati.

"Kami melihat masa depan menjadi dua hal. Pertama, sebagian besar toko fisik tetap ada karena pengalaman klien di toko tidak dapat ditandingi dengan mudah lewat online," kata Jean Jacques Guiony, chief financial officer di LVMH.

"Sampai hari ini tidak ada yang menemukan formula ajaib yang memungkinkan konsumen untuk mendapatkan pengalaman online sebaik mungkin."

"Poin kedua adalah memperkaya pengalaman belanja di toko fisik dengan konten online," tambahnya.

Baca juga: Melihat Koleksi Tas Tumi Lewat Toko Virtual

Pandemi dan anjuran untuk tidak ke luar rumah menyebabkan lonjakan signifikan dalam belanja online, dan memaksa banyak pengecer untuk mengembangkan penawaran online secara lebih cepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun bagi perusahaan LVMH, penawaran online hanyalah sebagai pelengkap dari pengalaman berbelanja di toko fisik.

Guiony mengatakan kebanyakan pelanggan yang mengunjungi toko sudah memeriksa situs dan bisa membeli barang yang mereka inginkan di toko.

"Mereka mendapatkan banyak informasi, tetapi mereka datang ke toko karena pengalaman berbelanja di toko adalah sesuatu yang tidak dapat ditandingi di internet," ujarnya.

Baca juga: BTS Jadi Brand Ambassador Terbaru Louis Vuitton

Perusahaan sebesar LVMH sekalipun juga terkena imbas dari pandemi Covid-19 dan mengalami penurunan pendapatan sebesar 17 persen pada 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman:


Sumber CNBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.