Kompas.com - 24/06/2021, 19:10 WIB
Serial dokumenter Framing Britney Spears (2021). IMDbSerial dokumenter Framing Britney Spears (2021).

KOMPAS.com -Britney Spears sudah sejak lama dikabarkan tidak lagi memiliki kekuasaan atas kehidupan dan kekayaannya akibat conservatorship alias perwalian.

Hal ini berawal dari sejumlah gangguan mental publik yang dialaminya ketika masih muda. Pengadilan Tinggi Los Angeles kemudian menetapkan, ia tak sanggup mengelola hidupnya sendiri dan harus diawasi secara ketat oleh wali yang ditunjuk.

Tanggung jawab ini kemudian diberikan kepada ayahnya, Jamie Spears, dan seorang pengacara yang mengatur aset dan segala aspek di hidupnya.

Ironisnya, ini termasuk pula soal kontrasepsi yang dipakai Britney dan keinginannya untuk punya anak.

Ditetapkan pada tahun 2008 lalu, perwalian ini sempat diperpanjang hingga empat kali yang, tentunya, makin menambah deritanya.

Baca juga: Britney Spears Ungkap Fakta Mengejutkan Kehidupannya di Persidangan

Britney sendiri nyaris tak pernah buka suara soal kebebasannya yang terenggut. Penggemarnya menduga, pengaturan itu juga mengharuskan ia tak boleh bicara apapun kepada publik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak awal, perwalian ini memang telah memicu kontroversi dan mengundang perhatian publik. Beberapa orang menilai ia sedang dikendalikan dan dimanipulasi demi uang.

Meski terjerat berbagai isu kesehatan mental, Britney memang masih sering tampil di panggung. Ia bahkan memiliki pertunjukkan rutin di Las Vegas yang selalu dipadati penonton.

Terlebih lagi, ia sempat didapuk sebagai penyanyi pop paling terkenal di dunia pada masa remajanya yang jelas menghasilkan banyak harta. Tak heran penggemarnya menduga, ia dimanfaatkan demi menghasilkan pundi-pundi uang.

Meski demikian, kerabat terdekat Britney kerap menyatakan kepada media, conservatorship ini dimaksudkan untuk membantunya membuat keputusan bisnis dan mengelola kariernya.

Sampai beberapa waktu belakangan, tagar #FreeBritney meramaikan media sosial sebagai bentuk dukungan pada penyanyi pop ini. Aksi dukungan terus berdatangan termasuk dari koleganya di Hollywood.

Baca juga: Britney Spears Bakal Buka Suara tentang Kasus Konservatori di Pengadilan

Isu ini semakin berkembang setelah perilisan Framing Britney Spears, film dokumenter yang berpusat pada konflik perwalian ini, pada awal tahun 2021.

Ibu dua anak ini akhirnya secara terbuka berjuang mendapatkan kebebasannya pada 23 Juni 2021. Ia secara resmi meminta pengadilan mengakhiri pasungan yang diberikan kepadanya demi nama hukum.

"Saya hanya ingin hidup saya kembali. Konservatori harus berakhir. Saya benar-benar percaya konservatori ini kejam, itu impian saya" ujarnya seperti dikutip dari Insider.

Baca juga: Britney Spears Menangis 2 Minggu gara-gara Film Dokumenter Framing Britney Spears



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X