Kompas.com - 25/06/2021, 07:55 WIB

"Dulu kan takutnya didatangi orang puskesmas, di-tracing. Padahal enggak juga kok, sekarang puskesmas mungkin sudah enggak ke tempat karena (kasusnya) sudah kebanyakan. Mereka juga per WA untuk pemantauan," katanya.

Baca juga: Sering Dikira Sama, Pahami Perbedaan Karantina dan Isolasi Mandiri

Secara rinci, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan jika kita terkonfirmasi positif Covid-19:

  • Setelah mendapatkan hasil tes terkonfirmasi positif Covid-19, laporlah ke RT/RW, gugus tugas, atau puskesmas terdekat.
  • Jika hanya memiliki gejala ringan atau tanpa gejala, fasilitas kesehatan akan menentukan apakah kita bisa melakukan isolasi mandiri sendiri di rumah.
  • Pastikan sarana dan prasarana di rumah memadai untuk isolasi mandiri. Misalnya, memungkinkan untuk tinggal di kamar terpisah dengan anggota keluarga lain.
  • Lakukan penelusuran kontak terhadap anggota keluarga yang tinggal di satu rumah. Jika ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, pastikan turut melapor.
  • Jika kondisi rumah tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri, sampaikan pada fasilitas kesehatan untuk dibantu mencarikan tempat isolasi mandiri.

"Kalau di rumah tidak bisa banget, padat, kamar cuma satu dan banyak yang kena, minta tolong pada puskesmas nanti bisa kok dibantu mencarikan tempat isolasi mandiri."

"Setiap Dinas Kesehatan juga punya tempat sendiri, seperti rumah sakit daruratnya," ujar Arka.

Hal penting saat isolasi mandiri

Ketika hendak melakukan isolasi mandiri, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Memiliki ruang isolasi yang baik

Diberitakan Kompas.com, Selasa (22/6/2021), Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa ruang isolasi mandiri harus memiliki ventilasi dan aliran udara yang baik.

Jika kamar isolasi memiliki jendela, individu yang terkonfirmasi positif bisa membukanya untuk berjemur. Jika kadar oksigennya baik, ia juga bisa berolahraga di dalam ruangan atau beranda jika ada.

Diusahakan kamar isolasi terpisah dengan anggota keluarga lain yang sehat, apalagi jika ada anggota keluarga yang memiliki komorbid.

Hal ini dilakukan untuk memastikan individu tersebut tak menjadi sumber penularan virus terhadap anggota keluarga lain.

Jika ada ruangan yang terpaksa digunakan bersama, misalnya kamar mandi, pastikan ruangan dibersihkan setelah dan sebelum digunakan oleh anggota keluarga yang sehat serta usahakan memakai masker.

Baca juga: Dokter Reisa Ingatkan 5 Hal Penting soal Isolasi Mandiri Covid-19

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.