Kompas.com - 30/06/2021, 11:12 WIB
Ilustrasi uban ShutterstockIlustrasi uban

Pola-pola ini mengungkapkan sesuatu yang mengejutkan, di mana pada 10 responden, yang berusia antara 9-39 tahun, beberapa uban kembali berwarna.

Tim juga menemukan, ini terjadi tidak hanya di kepala tetapi juga di daerah tubuh lainnya.

"Ini terjadi tidak hanya pada satu orang atau di kepala saja tetapi di seluruh tubuh," kata Picard.

Dia menambahkan, reversibilitas hanya muncul di beberapa folikel rambut, namun kemungkinan terbatas pada periode tertentu ketika perubahan masih dapat terjadi.

Kebanyakan orang mulai memperhatikan uban pertama mereka di usia 30-an, meskipun beberapa mungkin menemukannya di akhir usia 20-an.

Menurut Paus, periode di mana uban baru saja dimulai merupakan saat proses yang paling reversibel.

"Pada mereka yang memiliki rambut beruban penuh, sebagian besar helai rambut mungkin telah mencapai titik tidak bisa kembali."

"Tetapi kemungkinan tetap bahwa beberapa folikel rambut mungkin masih dapat ditempa untuk berubah," tambah Paus.

"Hal yang paling luar biasa adalah fakta bahwa mereka mampu menunjukkan pada tingkat rambut individu, uban sebenarnya reversibel." ujar Matt Kaeberlein, ahli biogerontologi di Universitas Washington.

Baca juga: 4 Mitos soal Uban yang Ternyata Harus Diabaikan

Kaeberlein adalah salah satu editor makalah ini, tetapi tidak terlibat dalam penelitian.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.