Kompas.com - 02/07/2021, 13:52 WIB
Pangeran William dan Harry ketika meresmikan patung Putri Diana di Taman Sunken Istana Kensington, London, Inggris, Kamis (1/7/2021). Dominic Lipinski/Pool via REUTERSPangeran William dan Harry ketika meresmikan patung Putri Diana di Taman Sunken Istana Kensington, London, Inggris, Kamis (1/7/2021).

KOMPAS.com - Patung Putri Diana yang baru diresmikan di Istana Kensington merupakan penghormatan pribadi dari kedua anaknya, Pangeran William dan Pangeran Harry.

Tak heran jika semua aspeknya dipilih dengan begitu cermat dan penuh kenangan akan sosok Princess of Wales ini. Salah satu detail yang sangat manis ialah kutipan puisi yang disertakan di patung tersebut.

Potongan puisi berjudul The Measure of A Man itu diukir di atas batu paving di bagian depan bawah patung tersebut. Puisi yang sama juga pernah dipakai untuk upacara peringatan kematian Putri Diana pada 2007 lalu.

Penulis puisi itu tidak diketahui, tetapi syair tersebut populer dibacakan di pemakaman untuk mengingat orang tercinta yang sudah meninggal.

Berikut adalah kutipan yang tertera di patung tersebut:

These are the units to measure the worth
Of this woman as a woman regardless of birth.
Not what was her station?
But had she a heart?
How did she play her God-given part?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Puisi tersebut dinilai tepat menggambarkan kehidupan Putri Diana yang inspiratif meskipun amat singkat. Ia tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Paris, Perancis dalam usia 36 tahun.

Baca juga: Mengulik Makna Busana Patung Putri Diana yang Sarat Kenangan

Sepanjang hidupnya, ia mengabdikan diri pada berbagai kegiatan filantropi khususnya aktivitas kemanusiaan dan anak-anak.

Diana dikenal sebagai pribadi yang hangat dan selalu membagikan cinta kasih dalam berbagai kesempatan.

Dalam pidato peresmiannya, Pangeran Harry menekanka pentingnya sosok ibunya bagi ia dan kakaknya. Kematiannya menjadi peristiwa menyedihkan yang membuat kehidupannya begitu berbeda.

"Ada tahun-tahun ketika kami diberkati dengan kehadiran fisik ibu dan ayah kami di samping kami. Dan kemudian ada 10 tahun sejak kematian ibu kami," kata Harry.

"Ketika dia masih hidup, kami benar-benar menerima begitu saja cintanya yang tak tertandingi tentang kehidupan, tawa, kesenangan, dan kebodohan. Dia adalah wali, teman, dan pelindung kami," ujarnya.

Baca juga: 4 Fakta tentang Patung Putri Diana yang Baru Diresmikan

Baca juga: Siapa Anak-anak yang Ikut Ditampilkan di Patung Putri Diana?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.