Kompas.com - 02/07/2021, 15:04 WIB
Ilustrasi timbangan ShutterstockIlustrasi timbangan

KOMPAS.com - Berat badan turun sekitar 0,5-1 kilogram masih terhitung wajar, dan tak perlu dikhawatirkan.

Namun, jika kita mengalami penurunan berat badan lima kilogram atau lebih, padahal tidak sedang menjani diet atau pun olahraga, mungkin bisa menandakan gejala awal diabetes.

Baca juga: Waspada, Covid-19 Dinilai dapat Picu Penyakit Diabetes

Penurunan berat badan semacam ini dapat terjadi relatif cepat selama beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Mengapa diabetes bisa menyebabkan penurunan berat badan?

Insulin adalah hormon yang memungkinkan tubuh menggunakan glukosa (gula) untuk energi.

Jika kita menderita diabetes tipe 2, tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif, dan tidak dapat mengangkut glukosa ke sel-sel tubuh.

Sebaliknya, kandungan itu yang lalu menumpuk di dalam darah.

Ketika glukosa tidak tiba di dalam sel, tubuh mengira itu adalah signal lapar dan menemukan cara untuk mengimbanginya.

Keadaan ini menciptakan energi dengan membakar lemak dan otot dengan cepat. Hal inilah yang menyebabkan penurunan berat badan tersebut.

Ginjal kita juga mulai bekerja lembur untuk menghilangkan kelebihan gula dalam darah, yang menggunakan energi tambahan, hingga dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Diabetes tipe 1 memiliki pola yang sama, tetapi alih-alih tidak dapat menggunakan insulin, tubuh kita justru berhenti memproduksinya sama sekali.

Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dapat terjadi pada orang yang menderita diabetes tipe 2, tetapi lebih sering ditemukan pada diabetes tipe 1.

Baca juga: Waspada, Ini 5 Tanda Diabetes yang Sering Terabaikan

Gejala lain yang harus diwaspadai

Penurunan berat badan akibat diabetes biasanya bukan gejala yang berdiri sendiri. Ini biasanya disertai dengan tanda dan gejala lain antara lain,

- Rasa haus atau lapar yang berlebihan.

- Buang air kecil yang berlebihan.

- Kulit yang gatal.

- Kulit gelap di sekitar leher dan ketiak.

- Penyembuhan luka dan memar yang lambat.

- Infeksi jamur.

- Kelelahan yang tidak biasa.

- Perubahan suasana hati, termasuk lekas marah.

- Adanya perubahan daya lihat.

Baca juga: Tips Makan Sehat Selama Berpuasa bagi Penderita Diabetes

Penting untuk diingat bahwa penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan tidak normal.

Ini mungkin bukan hanya pertanda diabetes tetapi juga dapat menunjukkan masalah lain seperti kanker atau masalah dengan saluran pencernaan, metabolisme, atau tiroid.

Jika kita mengalami penurunan berat badan, dan tidak tahu mengapa, maka ada baiknya untuk segera mengonsultasikannya ke dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.