Kompas.com - 03/07/2021, 08:52 WIB
|

Sebagai orang terdekat dengan korban pelecehan seksual, kita bisa membantu mereka untuk mengatasi trauma yang mereka alami. Berikut beberapa cara mengatasinya.

1. Mengajak Bicara
Sebagai orang terdekat dengan sang korban, kita bisa mengajaknya untuk bicara dan bercerita tentang apa yang ia alami dan rasakan setelah kejadian pelecehan seksual.

Tentunya, berat bagi sang korban untuk mengutarakannya akibat trauma yang dialami. Kita butuh bersabar sampai akhirnya mereka mau untuk bercerita.

Novel ?Second Sister? karya Chan Ho-KeiDok Gramedia Novel ?Second Sister? karya Chan Ho-Kei
Dengan mengajak mereka bicara, mereka bisa mengeluarkan apa yang mengganjal di pikiran mereka. Hal ini baik untuk kesehatan mental mereka. Selain itu, kita juga bisa tahu apa yang menjadi kekhawatiran mereka sehingga kita bisa membantu mereka untuk mengatasinya.

Baca juga: Studi: Remaja yang Jadi Korban Bullying Berfantasi Lakukan Kekerasan

2. Konsultasi dengan Psikolog
Kita bisa mengajak korban pelecehan seksual untuk bercerita, tetapi kita tidak bisa melakukan diagnosis atas gangguan jiwanya. Oleh karena itu, kita butuh mengajaknya untuk berkonsultasi ke ahli kejiwaan, salah satunya psikolog.

Selain bisa mendapatkan diagnosis yang tepat, kita juga bisa mengetahui cara yang tepat untuk mengatasi gangguan jiwa tersebut dari seorang ahli. Hal ini penting karena penanganan yang salah bisa berakibat fatal terhadap jiwa sang korban.

3. Mengajak Beraktivitas yang Bermanfaat
Untuk mengalihkan pikirannya dari trauma, kita bisa mengajak sang korban untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat, seperti berolahraga dan melakukan aktivitas sosial. Dengan begitu, mental dan fisiknya juga akan menjadi lebih sehat.

Second Sister: Akibat Pelecehan Seksual, Adik Nga-Yee Mengakhiri Hidupnya

Apa yang kalian rasakan saat menemukan adik kalian tewas bunuh diri sepulang bekerja? Itu yang dialami oleh Nga-Yee. Ia menemukan adiknya yang berumur 15 tahun, Siu-Man, tewas akibat melompat dari lantai 20. Hal ini tentu sungguh menyakitkan, apalagi ia sudah kehilangan kedua orang tuanya.

Siu-Man adalah korban pelecehan seksual. Trauma yang diakibatkan menghantui hari-harinya sampai akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Meskipun pelakunya sudah tertangkap, dampak buruk yang dialami sang korban tidak bisa terhindarkan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.