Kompas.com - 06/07/2021, 17:32 WIB
Pelajar saat menerima vaksin dari tenaga kesehatan di SMA 20 Jakarta Pusat, Kamis (1/7/2021). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta orang tua mendorong anak berumur 12 hingga 17 tahun mengikuti vaksinasi covid-19. Seluruh anak sekolah pada rentang usia ini dipastikan akan mendapatkan vaksin covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPelajar saat menerima vaksin dari tenaga kesehatan di SMA 20 Jakarta Pusat, Kamis (1/7/2021). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta orang tua mendorong anak berumur 12 hingga 17 tahun mengikuti vaksinasi covid-19. Seluruh anak sekolah pada rentang usia ini dipastikan akan mendapatkan vaksin covid-19.

KOMPAS.com - Vaksin Covid-19 Moderna baru saja mendapatkan izin penggunaan darurat di Indonesia.

Sebanyak empat juta dosis vaksin ini berbasis mRNA ini akan segera tiba dari Amerika Serikat. Setibanya di tanah air, bantuan akan segara didistribusikan ke masyarakat.

Seperti dimuat di Kompas.com pada (02/07/2021), vaksin produksi perusahaan farmasi AS ini akan dipakai dalam program vaksinasi pemerintah. Penerimanya dibatasi untuk usia dewasa yakni di atas 18 tahun.

Dikutip dari Medical News Today, vaksin ini diberikan dalam dua dosis dengan interval 28 hari lamanya. Moderna sudah banyak digunakan di AS dan sejumlah negara Eropa lainnya.

Baca juga: Profil Vaksin Moderna yang Akan Dikirim AS ke Indonesia, Ampuh Lawan Varian Delta

Moderna mirip dengan Pfizer, dikembangkan dengan meemberikan informasi genetik kepada tubuh untuk menghasilkan protein virus atau bakteri.

Protein ini memicu respons imun dan produksi antibodi spesifik, mempersiapkan tubuh untuk melawan infeksi jika bersentuhan dengan patogen di masa depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Vaksin ini hanya membawa informasi yang diperlukan untuk membuat sebagian kecil dari virus. Tidak mengandung virus SARS-CoV-2, dan tidak dapat menyebabkan COVID-19.

Meski demikian, ada sejumlah efek samping yang ditunjukkan dari penggunaan Moderna. Kita perlu mengetahui hal ini untuk memahami lebih jauh penanganan pasca vaksin.

Baca juga: 5 Hal soal Moderna, Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Darurat BPOM

Berdasarkan data uji klinik ketiga, Moderna berisiko menyebabkan efek samping berupa"

  • kelelahan sebanyak 70 persen
  • sakit kepala sebanyak 64,7 persen
  • nyeri otot sebanyak 61,5 persen
  • nyeri sendi sebanyak 46,4 persen
  • kedinginan sebanyak 5,4 persen
  • mual dan muntah sebanyak 23 persen
  • demam sebanyak 15 persen

Data yang sama juga menyebutkan, efek samping lebih sering dilaporkan setelah pemberian dosis kedua dan berlangsung selama dua sampai tiga hari. Ada pula sejumlah keluhan di lokasi suntikan seperti nyeri, bengkak, pembengkakan kelenjar getah bening ketiak dan kemerahan.

Petugas menyiapkan vaksin yang akan disuntikan kepada warga saat kegiatan vaksinasi Covid-19 massal di Gedung Graha Bhayangkara, Kota Bandung, Sabtu (26/6/2021). Di HUT Ke-75 Bhayangkara, Polrestabes Bandung menggelar pemberian vaksin Covid-19 di 11 titik di wilayah hukumnya dengan kuota sebanyak 14.983 orang.KOMPAS.com / AGIE PERMADI Petugas menyiapkan vaksin yang akan disuntikan kepada warga saat kegiatan vaksinasi Covid-19 massal di Gedung Graha Bhayangkara, Kota Bandung, Sabtu (26/6/2021). Di HUT Ke-75 Bhayangkara, Polrestabes Bandung menggelar pemberian vaksin Covid-19 di 11 titik di wilayah hukumnya dengan kuota sebanyak 14.983 orang.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.