Kompas.com - 08/07/2021, 09:24 WIB

“Karena semua yang imut dan manis ada di sini, kultur kawaii yang tersebar di seluruh Jepang membuatnya seimbang,” jelas Buechner.

Baca juga: Bagaimana Seharusnya Orangtua Mengedukasi Anak tentang Film Porno?

7. Sangat menjaga alam

Karena kultur pola asuh Jepang sangat terikat dengan kedekatan dan kedisiplinan, mereka juga memperlakukan alam dengan cara yang sama.

Artinya, orangtua Jepang akan membawa anaknya untuk piknik saat bunga sakura berkembang, namun berlarian dan bermain di sekitarnya tidak diperbolehkan. Mereka mengajarkan anak-anaknya di mana dan kapan mereka bisa berlarian dan bermain.

8. Orangtua menceritakan dongeng pada anaknya

Selama tinggal di negeri matahari terbit itu selama 6 tahun, Buechner menyadari bahwa orangtua Jepang mengajarkan tentang legenda dan mitos melalui dongeng menarik.

“Sangat umum di Jepang untuk menceritakan tentang berbagai karakter dalam legenda Jepang, terutama saat ada perayaan. Ada banyak perayaan di Jepang, seperti Tengu Matsuri untuk menghormati Goblin si hidung panjang, dan Setsubun, hari untuk mengusir Oni si ogre dengan melemparkan segenggam kacang kedelai," tulis Buechner.

Dongeng-dongeng Jepang juga kerap menuliskan para pelindung dalam bentuk yang buruk, memberikan kesan kasih sayang yang tegas pada anak.

 Baca juga: Bukan Sekedar Bercerita, Ini 5 Manfaat Dongeng untuk Otak Anak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.