Kompas.com - 08/07/2021, 16:21 WIB
Ilustrasi Narkoba KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Narkoba

KOMPAS.com - Dunia hiburan Indonesia kembali digemparkan dengan kabar penggunaan obat terlarang yang dilakukan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

Pasangan ini ditangkap polisi karena dugaan penyalahgunaan sabu-sabu di rumahnya. Kini keduanya harus menjalani pemeriksaan polisi dan menjalani proses hukum.

Penyalahgunaan narkoba kerap dilakukan banyak orang tak peduli latar belakangnya. Jenisnya juga bisa berbeda-beda meski efeknya sama buruknya.

UU tentang Narkotika di Indonesia membagi obat-obatan terlarang menjadi tiga jenis. Golongan pertama terdiri dari ganja, opium dan tanaman koka yang dianggap paling menyebabkan kecanduan.

Sedangkan golongan kedua terdiri dari 85 jenis termasuk sabu, Morfin dan Alfaprodina. Jenis ini memiliki efek menengah namun paling sering disalahgunakan.

Baca juga: Pakai Sabu Bikin Kurus, Mitos atau Fakta?

Sedangkan narkotika golongan ketiga yang dianggap berisiko paling rendah antara lain etilmorfina, kodeina, polkodina, dan propiram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari berbagai jenis tersebut, narkoba jenis apakah yang paling berisiko menyebabkan kecanduan?

Jenis Narkoba Paling Adiktif, Sekali Mencoba Akan Sulit Lepas

Kecanduan narkoba muncul karena kebutuhan kompulsif untuk menggunakan zat tersebut tak peduli dengan konsekuensinya. Tubuh terbiasa mendapatkan asupan kandungan tersebut dan merasakan efeknya.

Akibatnya, muncul kebutuhan untuk mengkonsumsinya kembali sehingga menyebabkan adiksi. Berdasarkan sejumlah penelitian di dunia medis, ada beberapa jenis obat terlarang dengan risiko kecanduan tertinggi yakni:

Baca juga: Kenalkan Bahaya Narkoba pada Anak Sejak Dini

Menurut National Institute on Drug Abuse (NIDA) Amerika Serikat, heroin adalah opioid yang bekerja paling cepat dan paling sering disalahgunakan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.