Kompas.com - 09/07/2021, 08:56 WIB
Anosmia juga bisa menyebabkan hilangnya selera makan pada individu yang menderitanya. FREEPIK/KARLYUKAVAnosmia juga bisa menyebabkan hilangnya selera makan pada individu yang menderitanya.

KOMPAS.com - Anosmia adalah kehilangan penciuman sementara. Gejala neurologis ini banyak dilaporkan oleh orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Bahkan pada kasus ringan sekalipun, beberapa pasien Covid-19 melaporkan dirinya tidak bisa mencium bau dan merasakan gangguan pada indera perasa.

Kondisi ini dapat memengaruhi selera makan seseorang. Padahal, menjaga asupan makanan bergizi adalah hal yang tak kalah pentingnya ketika seseorang terinfeksi Covid-19.

Nah, jika selera makan hilang akibat anosmia saat terinfeksi Covid-19, bagaimana solusinya?

Dokter Spesialis Gizi dr Sheena RA, M Gizi, SpGK mengatakan, sekalipun kemampuan indera penciuman dan perasa hilang, individu tersebut idealnya tetap memaksakan diri untuk makan seperti biasa.

"Tetap dipaksakan untuk makan. Jangan sampai perasaan itu membatasi kita jadi, 'Ah, sudah enggak selera makan', lalu di-skip makannya dan enggak makan sama sekali."

Demikian diungkapkannya dalam Dialog Kabar Kamis KPCPEN yang bertajuk "Prokes Diperketat Saat PPKM Darurat" dan disiarkan melalui kanal YouTube FMB9ID_IKP, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Ahli: Protein Bantu Perkuat Imun, Sumbernya Tak Hanya Susu

Makan makanan lunak

Jika makan dalam kondisi tersebut terasa sangat sulit. Sheena menyarankan untuk mengganti konsistensi makanan menjadi lunak atau mencincangnya jika makanan tersebut adalah daging-dagingan.

"Seperti makan bubur untuk memudahkan kita makan," tuturnya.

Selain mengganti konsistensi makanan, kita juga bisa mengonsumsi makanan berkuah agar makanan lebih mudah ditelan.

Mengonsumsi makanan berkuah dapat membantu makanan lebih mudah tertelan. SHUTTERSTOCK/EVY ALISHA Mengonsumsi makanan berkuah dapat membantu makanan lebih mudah tertelan.
Konsumsi makanan cair

Beberapa orang mungkin sudah berusaha mengganti konsistensi makanannya, tetapi mereka masih merasakan mual dan selera makannya tak juga timbul. Apalagi, selain mengalami anosmia akibat Covid-19, beberapa orang juga mengalami kesulitan menelan.

Jika kondisinya seperti ini, cara lainnya yang dapat dilakukan adalah mengganti dengan makanan cair.

Sheena menjelaskan, ada beberapa makanan cair yang diformulasikan khusus dan mengandung karbohidrat, protein, lemak, hingga vitamin dan mineral yang cukup untuk menggantikan makanan utama.

Namun, sebelum mengonsumsi makanan cair, dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

"Tapi, umumnya di kemasan ada berapa kalori dalam satu sajian makanan tersebut. Jadi kita bisa pakai nutrition facts yang ada di kemasan," katanya.

Baca juga: 4 Cara Rumahan untuk Mengatasi Anosmia Akibat Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.