Kompas.com - 10/07/2021, 10:57 WIB

3. Menetapkan batasan

Kita semua harus mematuhi batasan yang ada di dunia dan anak juga perlu memahami batasan-batasan tersebut.

Luangkan waktu untuk memberi tahu anak-anak tentang perilaku yang diharapkan dari mereka. Namun, ketika menetapkan batasan, pastikan orangtua juga mematuhinya.

Contohnya, dalam menetapkan jam malam.

Pastikan anak tahu ada konsekuensi jika tidak mematuhinya dan beri contoh yang baik bahwa kita sebagai orangtua juga akan mematuhi konsekuensi tersebut.

Pastikan tidak ada hal-hal yang mengejutkan atau negosiasi baru.

Baca juga: Pahami, Begini Cara Anak Ungkapkan Emosi Berdasarkan Usia

4. Spesifik

Mengharapkan anak menjadi apa yang kita inginkan tetapi tidak memberikan deskripsi yang spesifik dan jelas bisa membuat anak merasa frustrasi. Tak hanya anak, orangtua juga mungkin merasakannya.

Jadi, pastikan secara spesifik memberikan batasan yang jelas dan realistis tentang target-target yang kita miliki.

"Mengingatkan anak untuk jadi "anak baik" terlalu luas dan pesannya terlalu umum," kata Gaydos.

Mengajari anak disiplin juga dapat dilakukan dengan memastikan untuk lebih spesifik dalam tugas-tugas harian yang menjelaskan seperti apa "baik" yang dimaksud oleh orangtua.

Bantu anak memahami apa yang diharapkan orangtua darinya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.