Kompas.com - 10/07/2021, 16:45 WIB
Ilustrasi latihan menahan napas untuk meningkatkan kekuatan pernapasan. FREEPIK/JCOMPIlustrasi latihan menahan napas untuk meningkatkan kekuatan pernapasan.

KOMPAS.com - Kekuatan pernapasan sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan kita, baik fisik, mental, maupun emosional.

Meski terdengar sepele, namun tak semua orang memiliki sistem pernapasan yang kuat.

Pakar pernapasan dan penulis buku, Patrick McKeown menjelaskan cara latihan sederhana untuk meningkatkan kekuatan pernapasan kita, yakni latihan menahan napas.

"Jika kita sehat, tidak sedang hamil, dan tidak memiliki kondisi medis serius, cobalah melakukan latihan menahan napas," katanya, seperti dilansir Mind Body Green.

Latihan pernapasan ini cuma memakan waktu satu atau dua menit. Namun, jika dilakukan secara konsisten dapat membantu meningkatkan kekuatan pernapasan dengan signifikan.

Untuk mempraktikannya, ikut langkah berikut:

  • Ambil napas seperti biasa, kemudian buang melalui mulut.
  • Tekan batang hidung dan cobalah menahan napas.
  • Kemudian, mulailah berjalan sambil menahan napas. Setelah terbiasa melakukannya selama beberapa sesi, kita bisa melakukan jogging ringan.
  • Tetap tahan napas hingga sangat tidak mampu menahan untuk tidak menarik napas. Setelah itu, lepaskan dan bernapas seperti biasa.

Baca juga: Waspadai, Sesak Napas sebagai Gejala Covid-19

McKeown menjelaskan, pada dasarnya latihan ini mengurangi sensitivitas karbon dioksida, yang merupakan merupakan penanda penting untuk kekuatan pernapasan terbaik.

"Meningkatkan karbon dioksida dalam darah dapat membantu mengurangi kepekaan kita terhadap gas tersebut. Ini adalah sesuatu yang sering kami praktikkan bersama para atlet," tambahnya.

Namun, lebih dari itu, praktik ini akan membuka hidung, paru-paru, dan meningkatkan aliran darah ke otak.

Selain itu, menahan napas dapat menyebabkan limpa berkontraksi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kapasitas pembawa oksigen dalam tubuh.

"Limpa adalah bank darah kita, mengandung sekitar 8 persen dari sel darah merah kita. Jadi, ketika kita menahan napas panjang, limpa akan melepaskan sel darah merah ke dalam sirkulasi."

"Inilah mengapa kami meminta atlet melakukannya sebelum mereka pergi bermain, karena dibutuhkan sekitar 10 hingga 60 menit agar limpa menyerap kembali darah itu," tuturnya.

Lagi-lagi, pastikan kita tidak memiliki kondisi medis serius untuk mencoba latihan ini, ya.

Latihan menahan napas adalah cara sederhana untuk mendukung aspek integral dari kesejahteraan kita dan mudah dilakukan.

Baca juga: Latihan Pernapasan 5 Menit Sehari, Turunkan Tekanan Darah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.