Kompas.com - 11/07/2021, 11:07 WIB
Ilustrasi anjing dan kucing. PIXABAY/GAIEUSIlustrasi anjing dan kucing.

KOMPAS.com - Penelitian terbaru membuktikan hewan peliharaan dapat tertular virus Covid-19. Hal ini umumnya terjadi pada anjing dan kucing yang pemiliknya yang sudah lebih dulu terinfeksi. 

"Jika Anda terinfeksi Covid, Anda harus menghindari kontak dengan kucing atau anjing Anda, seperti yang Anda lakukan dengan orang lain," kata Dr Els Broens, dari Universitas Utrecht, perguruan tinggi di Belanda yang melakukan riset terkait hal ini.

Uji swab dilakukan pada 310 hewan peliharaan dari 196 rumah dengan penghuni yang telah terdeteksi positif Covid-19. Digelar pula uji sampel darah untuk antibodi yang menunjukkan riwayat paparan virus ini sebelumnya.

Hasilnya, enam kucing dan tujuh anjing terbukti telah terinfeksi sedangkan 54 hewan lainnya dinyatakan positif antibodi virus.

Baca juga: Benarkah Hewan Peliharaan Dapat Tertular dan Menyebarkan Covid-19?

Terlepas dari kesehatan hewan kesayangan kita, Broens mengatakan ini membuktikan adanya potensi risiko bahwa peliharaan dapat bertindak sebagai reservoir virus dan memperkenalkannya kembali ke populasi manusia.

Sejauh ini memang tidak ada bukti penularan dari hewan ke pemilik yang tercatat. Namun ini sulit dibuktikan dengan penyebaran virus yang masih begitu masif diantara manusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun, sebagian besar hewan peliharaan yang terinfeksi cenderung tidak bergejala atau menunjukkan gejala ringan.

Hasil penelitian ini telah dipresentasikan pada Kongres Mikrobiologi Klinis dan Penyakit Menular Eropa belum lama ini. Data yang disampaikan adalah 4,2 persen menunjukkan bukti infeksi terbaru dan 17,4 persen dinyatakan positif antibodi.

Riset lanjutan juga menunjukkan, semua hewan yang terbukti positif berdasarkan PCR mampu menyembuhkan infeksi tersebut dengan terus mengembangkan antibodinya.

Para peneliti mengatakan rute penularan virus yang paling mungkin adalah dari manusia ke hewan, bukan sebaliknya.

"Kami tidak bisa mengatakan ada risiko nol persen pemilik tertular Covid dari hewan peliharaan mereka," kata Broens yang bekerja di Pusat Diagnostik Mikrobiologi Veteriner ini.

Meski demikian, sejumlah dokter hewan di Rusia telah melakukan vaksinasi pada hewan peliharaan untuk mencegah virus ini. Namun Broens berpendapat belum ada bukti ilmiah soal manfaat vaksin dan peran hewan peliharaan dalam pandemi ini.

Baca juga: Limbah Masker Sekali Pakai Ancam Habitat Hewan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.