Kompas.com - 12/07/2021, 11:28 WIB
|
Editor Wisnubrata

 

KOMPAS.com - Bagi banyak orang, kopi adalah bagian dari ritual harian dan sering kali menjadi asupan pertama yang dikonsumsi di pagi hari untuk menambah energi.

Tetapi, menurut National Institutes of Health,  minum kopi dengan perut kosong bukanlah ide yang baik karena bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Dilansir dari laman Live Strong, berikut beberapa masalah yang dapat ditimbulkan saat kita minum kopi sebelum makan di pagi hari.

1. Melonjaknya gula darah

Sebuah studi kecil pada Juni 2020 di British Journal of Nutrition menemukan bahwa minum kopi hitam dengan perut kosong di pagi hari secara signifikan mengganggu kontrol gula darah orang.

Padahal, kemampuan untuk mengatur kadar gula darah dapat mengurangi risiko kondisi metabolisme seperti diabetes dan penyakit jantung.

Terbukti, orang-orang yang sarapan sebelum minum kopi tidak mengalami lonjakan glukosa darah.

Baca juga: 5 Tanda Kadar Gula Darah Meningkat, Waspadai Gejalanya

2. Memicu asam lambung naik

Saat kita makan atau minum, katup yang disebut sfingter esofagus bagian bawah terbuka untuk memungkinkan makanan atau minuman mengalir dari kerongkongan ke perut.

Dan begitu makanan atau minuman masuk ke dalam perut kita, katup akan menutup lagi.

Menurut American Society for Gastrointestinal Endoscopy, kopi bisa melemaskan sfingter esofagus bagian bawah.

Sehingga, katup mungkin tidak menutup sepenuhnya dan asam lambung meresap ke kerongkongan, lalu menimbulkan suatu kondisi yang disebut refluks asam atau asam lambung naik (GERD).

Gejala refluks asam lambung yang paling umum adalah heartburn atau rasa terbakar yang tajam di dada.

"Kopi juga meningkatkan risiko sakit maag karena dapat merangsang keasaman di perut," kata Dr Marvin Singh, MD, direktur gastroenterologi integratif di Susan Samueli Integrative Health Institute at UC Irvine.

Dalam studi pada September 2020 di Clinical Gastroenterology and Hepatology, peserta yang mengganti dua porsi kopi sehari dengan dua porsi air memiliki penurunan risiko refluks asam.

"Makanan atau minuman yang bersifat asam seperti kopi bisa menjadi iritasi lambung yang menyebabkan peningkatan keasaman di perut," ujar Dr Singh.

Dia pun merekomendasikan agar kita mengonsumsi makanan sebelum minum kopi untuk membantu mengurangi tingkat keasaman total.

"Jadi, buatlah sarapan dengan sepiring telur, roti panggang alpukat, atau oatmeal," terangnya.

Baca juga: 9 Perubahan Gaya Hidup untuk Mengatasi Asam Lambung Naik

3. Merasa gelisah

Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, kafein diserap ke dalam tubuh dengan cepat yakni rata-rata dalam 45 menit dan memuncak dalam aliran darah mulai dari 15 menit hingga dua jam setelah dikonsumsi.

Kita akan merasakan efeknya lebih cepat jika belum makan dan akan lebih lambat jika kita sudah makan, terutama jika kita mengonsumsi makanan kaya serat.

Sebuah laporan dari Coffe & Health pada Maret 2018 menemukan bahwa variasi genetik menentukan bagaimana tubuh kita memproses kafein.

Beberapa orang memetabolismenya dengan cepat dan itu memiliki efek ringan pada mereka. Yang lain memecah kafein secara perlahan, sehingga efeknya lebih terasa dan tahan lama.

Jika kita adalah tipe orang yang bermetabolisme cepat, minum secangkir kopi sepertinya tidak akan membuat gelisah, meskipun sudah berjam-jam sejak makan terakhir.

Tetapi orang yang bermetabolisme lambat lebih rentan terhadap kegugupan pasca minum kopi, baik itu baru makan atau belum.

Dokter Singh pun merekomendasikan agar kita mengisi perut atau setidaknya ngemil sebelum minum kopi untuk membantu meredakan kegugupan. Begitu juga dengan memilih dosis kafein yang lebih rendah.

"Kita bisa mencampur setengah kopi tanpa kafein dan setengah kopi biasa untuk mengurangi rasa gelisah," sarannya.

Baca juga: Masalah yang Timbul Karena Minum Kopi dan Cara Mengatasinya

Waktu terbaik minum kopi

Minumlah kopi di pagi hari tak lama setelah sarapan untuk menghindari masalah-masalah kesehatan yang membuat kita tidak nyaman.

Terlebih lagi, menurut University of Michigan Medicine, kadar kortisol kita akan memuncak sekitar pukul tujuh pagi.

Kortisol adalah hormon yang memberi kita dorongan energi. Kecuali kurang tidur, kita seharusnya sudah merasa relatif segar di pagi hari.

Kita juga akan mendapatkan hasil maksimal jika menunda kafein selama beberapa jam saat kortisol mulai berkurang.

Di sisi lain, kita juga harus menghindari kopi setelah sekitar pukul dua siang karena minum kopi di sore atau malam hari bisa mengganggu tidur kita.

Sebuah studi pada November 2013 di Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan apabila mengonsumsi 400 miligram kafein atau sekitar empat cangkir kopi enam jam sebelum tidur dapat memangkas waktu tidur lebih dari satu jam.

Baca juga: Kenali, Waktu Terbaik Minum Kopi demi Dongkrak Produktivitas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.