Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Latihan Penciuman Atasi Anosmia akibat Covid-19, Cuma Perlu 20 Detik

Kompas.com - 13/07/2021, 08:14 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - Salah satu cara mengatasi anosmia adalah melalui olfactory training atau smell training (latihan penciuman).

Adapun anosmia adalah salah satu gejala khas pasien Covid-19. Ini adalah kondisi ketika seseorang kehilangan fungsi penciumannya secara sementara.

Dr Yonian Gentilis Kusumasmara, SpTHT-KL menegaskan, ini bukan cara mengobati anosmia, melainkan untuk mempercepat penyembuhannya.

Sebab, anosmia akibat Covid-19 sebetulnya dapat sembuh dengan sendirinya.

"Kita tinggal tunggu saja kapan, bisa delapan hari atau sampai tiga minggu. Tapi kalau ingin cepat harus melakukan smell training."

Hal itu diungkapkannya dalam Instagram Live bersama Eka Hospital Bekasi, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Catat, Ini Perbedaan Anosmia Akibat Covid-19 dan Flu Biasa

Kehilangan penciuman juga bisa menghilangkan napsu makan karena pasien merasa makanannya hambar.

Yonian menjelaskan, ketika makan, kita akan melakukan tiga fungsi, yakni flavor, taste (rasa), dan smell (penciuman). Smell dan taste yang menyatu akan menginterpretasikan sebuah flavor.

Itulah mengapa, ketika fungsi penciuman hilang, kita akan sulit menciptakan flavor tersebut.

"Ketika salah satu fungsi itu hilang, otomatis flavornya juga hilang. Karena fungsi penciuman berperan aktif juga dalam merasakan sesuatu."

"Tapi tenang saja, napsu makan biasanya akan pulih kembali ketika anosmianya kembali normal," ucapnya.

Baca juga: 4 Cara Rumahan untuk Mengatasi Anosmia Akibat Covid-19

Cara melakukan latihan penciuman

Smell training dapat dilakukan dengan cara yang sederhana dan tidak memakan waktu lama. Untuk melakukannya, kita bisa menyiapkan tiga benda dengan bau menyengat yang berbeda.

Yonian mencontohkan benda tersebut adalah kulit jeruk, minyak kayu putih, dan kayu manis.

"Cara mempercepat penyembuhan anosmia adalah dengan melakukan olfactory training atau smell training. Secara ilmiah mempercepat penyembuhan anosmia," tuturnya.

Setelah menyiapkan bau-bauan tersebut, cobalah mencium masing-masing bau selama 20 detik. Lakukan latihan ini dua kali sehari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyarankan untuk melakukan smell training selama tiga bulan atau hingga penciuman kembali membaik.

"Terus lakukan sehari dua kali. Nanti ini akan mempercepat waktu penyembuhan anosmia," ujarnya.

Baca juga: Selain Covid-19, 7 Kondisi Kesehatan Ini Juga Bikin Kehilangan Penciuman

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com