Kompas.com - 13/07/2021, 18:43 WIB
|
Editor Wisnubrata

“Beberapa neurotransmiter yang sama dengan yang memicu kecanduan ikut diaktifkan ketika kita sedang jatuh cinta. Misalnya endorfin, dopamin, dan serotonin,” kata Dr. Robin Buckley pada Bustle.

"Otak kita belajar mendambakan pelepasan dan penciptaan neurotransmiter ini," sambungnya.

Zat kimia "yang memunculkan rasa nyaman" ini dapat menyebabkan kita merasakan euforia dan perasaan senang yang intens, terutama bila dikombinasikan dengan sentuhan fisik.

Buckley berpendapat, pelepasan neurotransmitter bahkan lebih meningkat ketika berhubungan seks.

Ketika mengalami ini selama masa remaja, sistem penghargaan otak akan menjadi sangat sensitif terhadap pengalaman yang memuaskan dan intens seperti jatuh cinta dan bercinta.

“Kita pasti ingin mengalami kembali pengalaman itu, sehingga jadi salah satu alasan sulitnya melupakan cinta pertama. Otak kita mengingat neurokimia 'tinggi' yang terkait dengannya dan menginginkan pengalaman itu kembali,” jelas Buckley.

Baca juga: Benarkah Orang Bisa Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama?

Cinta pertama meninggalkan jejak dalam otak

Mayoritas orang mengalami jatuh cinta untuk pertama kalinya di usia remaja.

Seperti yang dikatakan Joseph Bordelon, praktisi utama dan pemilik Christian Counseling Austin, masa remaja adalah periode di mana ingatan kita berada pada puncaknya.

Karena ingatan kita jauh lebih kuat selama periode ini, kita berpotensi mengingar pengalaman jatuh cinta dengan jelas.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Bustle
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.