Kompas.com - 15/07/2021, 11:20 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Apel merupakan salah satu buah dengan banyak nutrisi yang dapat meningkatkan kesehatan seperti antioksidan, vitamin, mineral, serat, dan senyawa baik lainnya.

Sumber antioksidan di dalam apel juga mampu menghentikan reaksi radikal bebas dengan molekul lain, mencegah kerusakan DNA, memperlambat penuaan, dan melindungi kita dari penyakit kronis.

Adapun manfaat lainnya dari apel dapat kita ketahui sebagai berikut ini.

1. Mencegah kanker

Apel adalah sumber fitokimia atau senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan mengurangi oksidasi lemak darah.

Pengamatan epidemiologis juga menunjukkan bahwa makan apel dapat mengurangi risiko kanker tertentu.

Sebuah tinjauan studi yang diterbitkan di Planta Medica menemukan bahwa orang yang makan satu atau lebih buah apel sehari memiliki risiko lebih kecil terkena berbagai jenis kanker dibandingkan orang yang makan lebih sedikit apel.

Baca juga: Makan 1 Apel Sehari Efektif Kurangi Frekuensi ke Dokter, Benarkah?

2. Menurunkan kolesterol dan gula darah

Jangan pernah makan apel dengan mengupas kulitnya karena dua pertiga dari serat dan sebagian besar antioksidan penangkal radikal bebas ditemukan pada kulit apel.

Kulit apel adalah sumber pektin yang baik atau serat larut yang dapat membantu mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol "jahat" LDL dan juga meningkatkan kontrol gula darah, serta mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.

Dengan menyisir air dalam sistem pencernaan, pektin membentuk gel yang memperlambat pencernaan dan mencegah karbohidrat cepat diserap ke dalam aliran darah.

3. Dapat menurunkan berat badan

Ahli nutrisi Lisa R. Young PhD, RDN mengatakan bahwa apel sebagian besar terdiri dari air dan serat yang relatif rendah kalori.

Sehingga, buah ini dapat menjadi camilan yang mengenyangkan dan sempurna untuk menurunkan berat badan.

Cobalah makan apel kecil sebagai hidangan pembuka sebelum makan malam, maka kita dapat mengisi perut sekaligus menghemat kalori.

Dalam uji klinis yang diterbitkan di Nutrition, peneliti memberi tiga kelompok wanita obesitas satu dari tiga makanan untuk melengkapi makanan mereka yakni apel, pir, dan kue gandum.

Setelah itu, para peneliti menginstruksikan mereka untuk makan suplemen tiga kali sehari. Pada akhir 12 minggu, hanya pemakan buah yang kehilangan berat badan dengan rata-rata 1,2 kg.

Baca juga: Cobalah Makan Apel Setiap Hari, Kenali 7 Manfaatnya

4. Melancarkan buang air besar

Apabila kita mengalami kesulitan untuk buang air besar secara teratur, mulailah mengonsumsi pencahar alami ini.

Jenis serat yang tidak larut dalam apel akan membantu mencegah konstipasi dengan menarik air ke usus dan menambahkan sebagian besar ke tinja, sehingga membuatnya bergerak melalui usus lebih cepat.

Di samping itu, apel juga mengandung sorbitol dan fruktosa yang menarik air ke dalam usus dan melunakkan tinja.

5. Mikrobioma usus yang lebih baik

Dalam sebuah penelitian di Frontiers in Microbiology, para peneliti menemukan bahwa makan apel secara keseluruhan (daging buah, kulit, batang, dan biji-bijian) bisa mengirimkan 100 juta bakteri ke usus.

Bahkan, jika kita melewatkan biji dan batangnya, kita masih akan mendapatkan banyak jenis bakteri yang berbeda untuk menumbuhkan beragam mikroba sebagai ciri kesehatan usus yang baik.

Mikrobioma usus yang sehat dan beragam telah dikaitkan dengan sistem kekebalan yang lebih kuat dan mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung.

Baca juga: Bagaimana Memilih Apel yang Baik untuk Kesehatan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.