Kompas.com - 15/07/2021, 17:39 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 berkepanjangan membuat banyak orang harus mempertahankan perekonomiannya mati-matian. Bisnis lesu sehingga banyak orang kehilangan pekerjaan dan penghasilannya.

Lewat media sosial, kita menyaksikannya banyak orang terpaksa melelang barang dan asetnya demi memenuhi kebutuhan hidup.

Para penyedia jasa terpaksa memberikan diskon besar-besaran demi meraih konsumen.

Seperti unggahan Rida Setiani, salah satu instruktur kebugaran di Cimahi, Jawa Barat, yang belum lama ini viral di Instagram.

Demi bertahan hidup, ia menjual kelas zumba secara daring dengan harga Rp10.000 per 65 menit. Sangat murah jika dibandingkan tarif biasanya di Jakarta, berkisar Rp100.000 untuk satu jam.

"aku butuh uang untuk makan aq&anakku serta untuk bayar cicilan2. krn musim covid mempengaruhi penghasilanku. Please bantu join class zoom aq. Link entry/org hanya Rp10.000," demikian isi salah satu postingan di akun @rida_setiani itu.

Baca juga: Yuk, Rutin Zumba untuk Jaga Kesehatan Jantung

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Instructor Rida Setiani???????? (@rida_setiani)

Dari pengakuannya, ia mengaku sedang kesulitan menjual kelas kebugaran yang jadi sumber penghasilannya. Sementara itu, ada banyak kebutuhan dan pengeluaran yang tetap harus dipenuhi.

"Tau banget dengan Tulisan status ku gini akan Banyak Haters yg Ngetawain tp Demi bisa makan Aq gak peduli. Dan aq pun sangat berterimakasih Banyak kepada Peserta2 aq yg sampai saat PPKM ini masih Support join Class aq lewat Zoom????????????" ujarnya melalui caption yang disertakan.

Rida yang berpengalaman belasan tahun mengajar kelas kebugaran serta mengantongi lisensi untuk mengajar zumba. Tapi toh, keahliannya itu tidak cukup untuk membuatnya bisa hidup lega di tengah himpitan perekenomian kala pandemi.

Ilustrasi kelas Zumba.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kelas Zumba.

Pandemi, Pukulan Telak Bagi Bisnis Kebugaran

Kisah pilu yang dialami oleh Rida Setiani menjadi sedikt gambaran kesulitan ekonomi yang dialami banyak orang saat ini. Tanpa mengecilkan sektor lainnya, bisnis kebugaran memang salah satu yang paling terkena imbas pandemi Covid-19.

Aktivitas yang enerjik, berpeluh keringan dan dilakukan oleh banyak orang dalam satu ruangan memang berisiko tinggi dalam penyebaran virus.

Berbagai kelas olahraga termasuk zumba, pilates maupun latihan fisik di gym terpaksa harus ditiadakan.

Baca juga: 3 Alternatif Olahraga Pakai Alat Gratis di Rumah, Serasa di Gym

Tak pelak, berbagai trainer kebugaran harus kehilangan pekerjaannya sekaligus pemasukannya. Ada beberapa yang melakukan inovasi dengan menggelar kelas online, sayangnya minatnya tak setinggi biasanya.

Marcellina Leonora, fitness trainer yang berpengalaman lebih dari 7 tahun, mengatakan banyak klien yang merasakan kenyamanan saat berlatih di gym dengan alat lengkap dan bisa berinteraksi langsung dengan pelatihnya.

Sensasi berolahraga secara online memang belum bisa menggantikan cara lama. Akibatnya, penurunan bisnis yang dialami cukup signifikan.

"Banyak klien yang merasakan kenyamanan saat berlatih di gym dengan alat lengkap dan bisa berinteraksi langsung dengan pelatihnya. Jadi selama gym tutup mereka lebih memilih untuk libur latihan," ujarnya kepada Kompas.com pada (15/07/2021).

Selain itu, berolahraga di rumah juga membatasi gerak karena berbagai urusan pekerjaan dan kewajiban sekolah online.

Baca juga: Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Olahraga di Rumah

Marcellina mengatakan, persaingannya tinggi karena trainernya cukup banyak sehingga harus benar-benar mampu menjual keunikan masing-masing. Selain itu, dibutuhkan pula adaptasi sesuai kondisi dan target pasar.

Seperti yang dilakukan oleh Rida Setiani yang unggahannya menjadi viral. Beberapa influencer dan selebritas pun menyebarkan ulang unggahan tersebut, termasuk Denana yang juga memiliki sertifikat sebagai pelatih zumba.

Orang yang melihat unggahan IG Story Rida kini naik dari yang biasanya hanya 5000 menjadi lebih dari 47.000.  

Rida pun cukup senang karena banyak peserta yang mendaftar untuk mengikuti kelasnya secara online.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.