Kompas.com - 16/07/2021, 18:46 WIB
Ilustrasi pasangan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pasangan.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sejak pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada tanggal 3 Juli 2021, sebagian besar dari kita diharuskan beraktivitas di dalam rumah, termasuk bekerja dari rumah (WFH).

Hal ini bisa membuat kita merasa kelelahan dan berujung pada masalah kesehatan mental seperti depresi karena tidak adanya batasan yang jelas antara bekerja dan menikmati waktu beristirahat (break time).

Padahal, break time itu sangat penting dan dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mental kita tetap baik selama terisolasi di rumah pada masa pandemi Covid-19 ini.

Seorang psikolog klinis, Inez Kristansi, MPsi mengatakan bahwa bekerja dari rumah telah mengaburkan garis waktu kita untuk beristirahat dan kembali bekerja.

"Sangat penting untuk bisa mengalokasikan waktu yang cukup bagi diri kita sendiri untuk beristirahat dan recharge," terangnya saat virtual media discussion bersama Durex, Jumat (16/7/2021).

"Terutama break time bersama suami atau istri yang mungkin sibuk dengan aktivitas masing-masing," lanjut dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping itu, Inez juga menekankan pentingnya berfokus pada kualitas daripada kuantitas dalam hal mengalokasikan waktu istirahat.

"Waktu istirahat tidak harus memakan waktu lama, yang penting memang didedikasikan untuk rehat," tambahnya.

Selain beristirahat, dia pun merekomendasikan beberapa cara menjaga kesehatan mental saat bekerja dari rumah yakni dengan mengakui adanya rasa lelah, melakukan aktivitas yang disukai, dan mencari bantuan pada ahli seperti terapis atau psikolog.

Baca juga: Jaga Keseimbangan Kehidupan-Kerja Saat WFH

Gerakan Durex #BreakTime

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.