Kompas.com - 18/07/2021, 19:18 WIB
Dr Faheem Younus saat menghadiri simposium Covid-19 secara virtual yang diselenggarakan oleh Humanity First Indonesia, Sabtu (17/7/2021). TANGKAP LAYAR YOUTUBE HUMANITY FIRST INDONESIADr Faheem Younus saat menghadiri simposium Covid-19 secara virtual yang diselenggarakan oleh Humanity First Indonesia, Sabtu (17/7/2021).

KOMPAS.com - Mengedukasi orang-orang sekitar kita tentang Covid-19 tak selalu menjadi hal mudah.

Jangankan untuk meminta mematuhi protokol, sebagian masyarakat bahkan masih tak percaya akan adanya virus corona.

Dokter spesialis penyakit menular dari University of Maryland School of Medicine, Amerika Serikat, Dr Faheem Younus, MD membagikan cara mengedukasi orang sekitar tentang Covid-19 secara efektif.

Menurutnya, cara terbaik adalah menggunakan hati dan otak kita.

Karena Covid-19 memerlukan penjelasan ilmiah, maka kita perlu menunjukkan sejumlah data. Namun, pastikan pula kita menggunakan bahasa cinta untuk menyampaikannya.

"Terkadang kita harus menunjukkan mereka data, tapi terkadang kita juga harus menggunakan kekuatan cinta."

Demikian diungkapkannya dalam Simposium Covid-19 bersama Humanity First Indonesia, Sabtu (17/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Younus meminta agar kita tak berhenti untuk meyakinkan orang-orang terdekat kita tentang Covid-19. Sebab, ini juga berkaitan dengan keselamatan kita dan keluarga.

"Jika kita benar-benar menginginkan sesuatu, kita pasti akan mengejar itu terus, kan. Jadi, jangan menyerah," ucap dokter yang pernah mendapatkan penghargaan Presidential Service Award pada 2008 dari Presiden Barack Obama itu.

Baca juga: Ternyata, Ini Alasan Dr Faheem Younus Ngetwit dalam Bahasa Indonesia

Menghadapi orang yang tak mau pakai masker

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X