Kompas.com - 19/07/2021, 13:09 WIB

Untuk itu, orangtua tidak perlu melarang dan membatasi anak dalam menggunakan gawai.

Namun, pastikan apapun yang ditonton, dilihat, dan dikerjakan anak mengandung ilmu, bukan hanya hiburan semata.

Selain itu, Reisa juga mengungkapkan, gawai tetap diperlukan agar anak-anak tetap “tersambung” dengan dunia nyata.

Baca juga: Jangan Suruh Anak Berhenti Rewel dengan Memberi Gawai, Ini Bahayanya

“Gak papa, biarkan saja. Anak juga kan perlu berinteraksi dengan teman-temannya menggunakan gawai itu."

"Jadi, dia juga terlatih komunikasinya, dunia nyatanya juga tetap tersambung,” tutur Reisa.

Reisa juga mengingatkan, yang paling penting bukan pembatasan, namun konten.

Untuk itu, diperlukan pengawas yang menemani dan memastikan agar anak tetap mendapat ilmu dan hal-hal positif dari apa yang dia lakukan dengan gawainya.

“Yang penting tetap diawasi, anak harus tetap dapat ilmu, dan gak dapat hal negatif atau main-main saja dengan gawainya."

"Kan kasihan juga anak gak dapat hiburan selama pandemi. Ingat, menjaga kesehatan mental anak selama pandemi itu penting,” ujar Reisa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.