Kompas.com - 19/07/2021, 13:21 WIB
ilustrasi daging sapi yang sudah dipotong. SHUTTERSTOCK/Moving Momentilustrasi daging sapi yang sudah dipotong.

Para peneliti juga mencatat, zat-zat alami seperti asam lemak omega-3, glukosamin, dan creatine ditemukan dalam jumlah yang lebih besar pada sampel daging sapi asli.

Kendati demikian, mereka tidak melarang kita untuk mengonsumsi daging nabati.

Lagi pula, pada kenyataannya produk daging nabati mengandung 31 metabolit yang hilang dalam daging sapi asli.

Ini termasuk vitamin C dan pitosterol, yang merupakan senyawa alami yang ditemukan di membran sel tumbuhan.

Baca juga: 16 Sumber Protein untuk Mereka yang Menjalani Diet Vegetarian

Senyawa ini sangat penting untuk menurunkan kolesterol. Itulah sebabnya mengonsumsi makanan nabati secara teratur disebut-sebut baik untuk kesehatan jantung.

Di sisi lain, -secara umum, itu berarti menambahkan pilihan daging alternatif dapat membantu kita mendapatkan berbagai macam metabolit bermanfaat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kecuali jika kita lebih suka makan hanya makanan nabati, termasuk daging nabati dan hewani dalam diet yang dapat menghasilkan lebih banyak manfaat nutrisi."

Demikian kata pemimpin studi di Duke Molecular Physiology Institute, Stephan van Vliet, Ph.D.

"Meski memiliki perbedaan yang besar, makanan nabati dan hewani bisa saling melengkapi karena memberikan nutrisi yang berbeda," tambah dia.

Halaman:


Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.