Kompas.com - 20/07/2021, 14:56 WIB
. PEXELS/ CHARLES.

KOMPAS.com - Semua orang tahu bahwa cinta dan kasih sayang seekor anjing sering kali datang dalam bentuk jilatan. Bahkan, kita kerap menyebutnya sebagai ciuman.

Meski begitu, terkadang ada beberapa alasan lain mengapa anjing terus-menerus menjilati pemiliknya.

1. Kasih sayang

Ini merupakan alasan paling umum anjing menjilati pemiliknya yakni sebagai ekspresi kasih sayang yang tulus.

Baca juga: 11 Cara Anjing Menunjukkan Rasa Cintanya

Di antara anak anjing, menjilati bisa menandakan penyerahan. Induk anjing sering menjilat anak anjingnya untuk merawat dan membersihkannya.

Ketika seekor anjing menjadi bagian dari keluarga kita, anjing itu terkadang mengambil peran sebagai pengasuh bagi kawanannya.

Inilah yang menyebabkan menjilat sebagai cara untuk membantu membersihkan dan menghibur anggota keluarga dan teman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Merasa lapar

Ketika masih kecil, anak anjing sering dikondisikan untuk menjilati wajah induknya untuk meminta makanan.

Jadi, sering kali jika anjing berlari ke arah kita dan menjilati seluruh wajah kita, tandanya anjing itu mungkin merasa lapar.

Yang cukup menarik, hampir semua tanda komunikatif anjing berkembang dalam beberapa hari pertama kehidupannya melalui interaksi dengan induk maupun saudara kandungnya.

3. Karena kulit kita asin

Mungkin terdengar cukup aneh, tetapi rata-rata kulit manusia sarat dengan garam.

Baca juga: 9 Masalah Umum yang Dialami Pemilik Anjing, Bagaimana Mengatasinya?

Kita secara alami mengeluarkan garam dari pori-pori kita ketika berkeringat untuk mengatur suhu tubuh dan mempertahankan homeostasis.

Tidak seperti manusia, anjing tidak berkeringat dan mengatur suhu tubuhnya dengan terengah-engah.

Nah, anjing sangat mendambakan garam. Bahkan, itu sebenarnya merupakan komponen penting dari makanannya.

Jadi, anjing sebenarnya sering menjilat kulit kita untuk mendapatkan rasa asin itu. Ini tidak seperti kuda atau sapi yang menemukan jilatan garam di lingkungan alaminya.

Jilatan anjing tidak berbahaya

Banyak yang bertanya apakah jilatan anjing bisa berbahaya dan membuat kita sakit? Jawabannya adalah tidak.

Meskipun air liur anjing berpotensi mengandung beberapa bakteri berbahaya, itu seharusnya tidak menjadi masalah bagi permukaan kulit manusia.

Baca juga: Perlukah Gigi Kucing dan Anjing Dibersihkan?

Satu-satunya situasi yang berpotensi berbahaya adalah jika seekor anjing menjilat luka terbuka di tubuh. Ini bisa memberi beberapa bakteri itu akses pada sistem kekebalan tubuh.

Dengan begitu, masih sangat tidak mungkin kita benar-benar sakit karena jilatan anjing karena sistem kekebalan tubuh kita juga cukup kuat.

Mengajari anjing untuk berhenti menjilati

Jika anak anjing terus menjilati kita secara berlebihan, ada beberapa cara untuk menghentikannya.

Kebanyakan pelatih anjing merekomendasikan untuk mengabaikan perilaku tersebut sepenuhnya.

Dengan tidak bereaksi, kita menunjukkan kepada anjing tersebut bahwa mungkin sudah waktunya untuk berhenti.

Namun, jika anjing masih bertahan untuk melakukannya, kita mungkin harus ke luar meninggalkannya.

Tetapi seiring waktu, sebagian besar anjing akan menangkap petunjuk dan berhenti menjilati.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.