Kompas.com - 22/07/2021, 12:30 WIB
Kelelahan adalah salah satu gejala Covid-19 yang masih dialami sejumlah pasien setelah pulih. FREEPIK/TIRACHARDZKelelahan adalah salah satu gejala Covid-19 yang masih dialami sejumlah pasien setelah pulih.

KOMPAS.com - Infeksi Covid-19 dapat memberikan dampak yang berbeda-beda pada setiap individu.

Kebanyakan individu dengan gejala ringan ke sedang biasanya pulih dalam dua atau tiga minggu sejak gejala awal. Namun, segelintir orang masih merasakan gejala hingga lebih dari empat minggu sejak gejala awal muncul atau dikenal dengan istilah long covid.

Lalu, berapa lama long covid bertahan dan dialami oleh seorang pasien?

Direktur medis pengendalian infeksi dari University of Wisconsin, Dr Nasia Safdar menjelaskan bahwa Covid-19 masih tergolong penyakit baru. Untuk itu, gejala berkepanjangannya masih terus diteliti.

Saat ini, lanjut dia, belum ada informasi yang cukup untuk mengatakan dengan pasti berapa lama long covid bertahan dan akan ada banyak "variasi" pada setiap periode pemulihan pasien Covid-19.

"Sejauh yang kami tahu adalah selama enam bulan seseorang masih merasakan gejala. Jadi mungkin (bertahan) sekitar satu tahun, semoga tidak lebih lama dari itu," katanya, seperti dilansir CNET.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, menurut Medical News Today, sebuah studi yang dipubliksikan melalui jurnal PLOS One melaporkan bahwa seperempat partisipan studi memiliki gejala long Covid-19 antara enam hingga delapan bulan sejak infeksi awal.

Beberapa partisipan mengalami gejala seperti kesulitan bernapas dan kelelahan. Hasil asesmen juga mengindikasikan sejumlah pasien mengalami depresi.

Memahami gejala jangka panjang yang dialami akan membantu seseorang mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca juga: Risiko Long Covid Bisa Diprediksi Sejak Awal Infeksi, Benarkah?

Perawatan long covid

Menurut Safdar, mempraktikkan perilaku hidup sehat standar, seperti mengonsumsi makanan bergizi, tidur cukup, dan menghindari perilaku seperti merokok, dapat mengurangi risiko keparahan Covid-19.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.