Kompas.com - 23/07/2021, 05:13 WIB
Ilustrasi anak. FREEPIK/JCOMPIlustrasi anak.

KOMPAS.com - Hari ini, tanggal 23 Juli, diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Penyelenggaraan HAN setiap 23 Juli setiap tahunnya di tingkat pusat dan daerah dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 dilaksanakan tingkat Pusat dan Daerah, serta Perwakilan RI di Luar Negeri.

Mengutip Pedoman HAN 2021 yang dipublikasikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, peringatan HAN merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam menjamin pemenuhan hak anak
atas hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Meski penyelenggaraannya sudah berlangsung sejak lama, ternyata tanggal HAN sempat beberapa kali mengalami perubahan.

Mengutip pemberitaan Kompas.com, Kamis (23/7/2021), awalnya diperingati pada 6 Juni, yang dinamai dengan Hari Kanak-kanak.

Menurut Harian Kompas, 30 Mei 1967, Dewan Pimpinan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) memutuskan untuk mencabut Hari Kanak-kanak Indonesia, kemudian menggantinya dengan Pekan Kanak-kanak Nasional Indonesia.

Saat itu, waktu peringatannya jatuh pada libur kuartal pertengahan tahun.

Sementara itu, khusus pada 1967, Pekan Kanak-kanak jatuh pada liburan pertengahan tahun, yaitu bulan Agusus dan dianjurkan agar dirayakan setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dewan Pimpinan Kowani meminta, agar segenap organisasi Kowani BPOW/BKOW seluruh Indonesia untuk melaksanakan keputusan ini.

Baca juga: 11 Kalimat yang Bisa Hancurkan Kepercayaan Anak pada Orangtua

Harian Kompas, 17 Juni 1984, menuliskan, peringatan Hari Anak-anak Nasional jatuh pada 17 Juni. Penetapan tanggal ini dilakukan sejak tahun 1951.

Meski demikian, sejumlah pihak, termasuk Menteri P dan K Daoed Joesoef, mempertanyakan alasan diteetapkannya 17 Juni sebagai Hari Anak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X