Kompas.com - 23/07/2021, 19:40 WIB
Sertifikat vaksin Covid-19 bisa dicetak layaknya kartu ATM. Tokopedia/SnappySertifikat vaksin Covid-19 bisa dicetak layaknya kartu ATM.

KOMPAS.com - Sertifikat vaksin kini menjadi dokumen yang penting, bukan hanya untuk status kesehatan kita, namun juga sebagai pelengkap berkas perjalanan.

Setiap orang yang sudah divaksin akan mendapatkan sertifikat vaksin sebagai tanda bukti. Isinya berupa status vaksinasi termasuk keterangan dosis yang telah didapatkan.

Banyak yang mengira sertifikat ini harus dicetak baru bisa digunakan sebagai dokumen perjalanan. Karena salah kaprah ini, banyak jasa cetak sertifikat vaksin yang beredar online dengan harga yang juga beragam.

Sekilas, layanan ini memang amat memudahkan karena terkesan lebih praktis. Jika dicetak, kita bisa sewaktu-waktu mengeluarkan kartu vaksin dari dompet, sepert KTP, misalnya ketika sedang ada pemeriksaan.

Namun mencetak sertifikat vaksin berarti mengumbar data pribadi kita ke orang tak dikenal. Akan ada risiko jika data kita disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab yang efeknya bisa saja merugikan.

Sebenarnya, pemerintah sudah menyediakan cara mudah bagi kita untuk mengakses sertifikat vaksin. Cara dengan mengunjungi situs PeduliLindungi di https://www.pedulilindungi.id.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak perlu repot pasang aplikasi di ponsel atau mencetak sertfikat vaksin yang berisiko. Seperti apa caranya?

  • Kunjungi situs PeduliLindungi

Kunjungi situs PeduliLindungi laman di https://www.pedulilindungi.id/periksa-sertifikat

  • Login atau sign up

Jika pertama kali membuka situs ini, daftarkan akun dengan klik Buat Akun Peduli Lindungi dan masukkan data yang dibutuhkan.

Jika sudah memiliki akun, isi kolom login dengan nomor ponsel atau email yang dipakai untuk mendaftar.

  • Masukkan kode OTP

Untuk memastikan keamanannya, sistem akan mengirimkan kode OTP ke nomor telepon yang terdaftar. Masukkan nomor yang telah didaftarkan untuk melengkapi proses login.

  • Masukkan data

Kita bisa memeriksa sertifikat vaksinasi Covid-19 dengan memasukkan data pribadi. Data tersebut berupa nama lengkap, NIK atau nomor paspor, tanggal lahir, tanggal vaksinasi, dan jenis vaksin yang diterima.

Pastikan data yang dimasukkan sesuai, lalu klik tombol "Periksa" untuk tampilkan hasilnya.

  • Hubungi Call Center 119

Jika merasa sudah divaksinasi namun sertifikat tidak ditemukan, jangan langsung panik. Kita bisa menghubungi Call Center 119 dengan extension 9 untuk mendapatkan bantuan.

Baca juga: Cara Mudah Akses Sertifikat Vaksin di Aplikasi Peduli Lindungi

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.