Kompas.com - 24/07/2021, 13:36 WIB
Ilustrasi depresi freepikIlustrasi depresi

KOMPAS.com – Di era serba cepat kini, kita dituntut untuk selalu siap, bekerja lebih keras, dan tidak pernah tenang. Setegar apa pun seseorang, mungkin pada akhirnya dapat merasa stres dan lelah. 

Rasa stres yang tidak dikelola lama-lama bisa bertransformasi menjadi kelelahan emosional, suatu perasaan lelah secara emosional akibat tekanan berat dari pekerjaan, kebutuhan pribadi, dan masalah yang dibiarkan berlarut-larut.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka mengalami kelalahan emosional. Padahal, kelelahan emosional bisa mengganggu kehidupan sehari-hari jika dibiarkan.

Baca juga: 5 Cara Orang Sukses Atasi Kelelahan Fisik dan Emosional

Jadi, hati-hatilah jika kita mengalami enam gejala berikut.

Hal kecil membuat kita kesal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat mencapai titik dimana setiap perasaan negatif terasa membuat kita tidak mampu menghadapi masa depan, inilah tanda bahwa kita mengalami kelelahan emosional.

Sayangnya, banyak orang mengira bahwa itu merupakan tanda dari kurangnya kemauan atau usaha.

Terlalu sensitif

Terlalu sensitif tidak selalu tanda kita memiliki reaksi berlebihan akan sesuatu. Namun, terkadang ini berarti bahwa secara tidak sadar kita telah berada di titik puncak kelelahan emosional kita.

Baca juga: Orangtua Harus Tahu, Ini Efeknya Jika Terlalu Sering Marah pada Anak

Merasa “kalah”

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.