Kompas.com - 26/07/2021, 08:30 WIB
Para penari tampil saat upacara pembukaan di Stadion Olimpiade pada Olimpiade Musim Panas 2020, Jumat, 23 Juli 2021, di Tokyo, Jepang. AP PHOTO/CHARLIE RIEDELPara penari tampil saat upacara pembukaan di Stadion Olimpiade pada Olimpiade Musim Panas 2020, Jumat, 23 Juli 2021, di Tokyo, Jepang.

KOMPAS.com - Berpelukan mungkin menjadi reaksi alami para atlet yang berdiri di atas podium untuk saling memberi ucapan selamat.

Namun, para atlet Olimpiade Tokyo 2020 diingatkan untuk tidak berpelukan di podium karena perayaan seperti itu dianggap melanggar protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan.

Pada Minggu (25/7/2021), Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengingatkan para atlet dari tim renang peraih medali asal Australia, Kanada, dan Amerika Serikat, begitu pula juara gaya ganti individu Chase Kalisz dan rekan senegaranya, Jay Literland, untuk tetap berada di podium sendiri dan menjaga jarak dari sesama peraih medali.

Dengan tegas juru bicara IOC Mark Adams mengatakan pihaknya akan meminta seluruh pihak yang terlibat untuk mematuhi aturan.

"Kami mengerti ada kegembiraan dan kami merasakannya juga untuk para atlet, tetapi sayangnya kami harus membuat aturan lebih ketat."

"Pesan-pesan ini harus terus disampaikan, tidak hanya kepada atlet. Ini demi kepentingan kita dan semua orang," ujarnya, seperti dilansir The Guardian.

Baca juga: Gaya Nyleneh Para Atlet Olimpiade dari Masa ke Masa

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, pada hari Minggu, IOC sebetulnya sedikit melonggarkan kebijakan dalam penggunaan masker. Para atlet diizinkan untuk melepasnya selama 30 detik untuk foto podium.

Dengan begitu, para atlet masih memiliki kesempatan untuk berfoto di atas podium, namun dengan protokol kesehatan ketat.

“Kebijakan baru ini memungkinkan kesempatan berfoto dengan jaga jarak sosial selama maksimal 30 detik di atas podium,” ungkap IOC.

Sebelumnya, penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 sudah merilis tujuh pedoman protokol kesehatan untuk dipatuhi setiap pihak yang terlibat, mulai dari atlet hingga media yang meliput.

Melansir pemberitaan Kompas.com, Sabtu (24/07/2021), panduan tersebut terdiri dari 70 halaman yang berisikan aturan yang harus dipatuhi semua orang di lokasi pertandingan.

Terdapat lima prinsip utama protokol kesehatan Olimpiade Tokyo 2020, antara lain:

  • Penggemar dan anggota keluarga non-Jepang tidak diizinkan masuk ke lokasi pertandingan.
  • Protokol kesehatan standar Covid-19 tetap diberlakukan.
  • Testing dan screening ketat secara berkala.
  • Atlet yang terbukti positif diminta mengundurkan diri.
  • Ragam detail aturan kesehatan yang ketat, seperti atlet tidak boleh menggunakan transportasi umum dan harus memakai sendiri medalinya ketika penganugerahan.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Digelar di Era Pandemi, Seperti Apa Protokolnya?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.