Kompas.com - 26/07/2021, 12:36 WIB
Ilustrasi kondisi gerakan tutup mulut pada anak. iStock/ozgurcankayaaIlustrasi kondisi gerakan tutup mulut pada anak.
|

KOMPAS.comGerakan tutup mulut (GTM) merupakan salah satu masalah makan pada anak selain picky eater atau kebiasan pilih-pilih makanan. Kondisi ini ditandai dengan penolakan si kecil saat disuapi makanan.

Ada banyak pemicu GTM pada anak, mulai dari bosan dengan makanan yang diberikan, anak cari perhatian (caper) kepada orangtua, suasana makan tidak kondusif, hingga masalah kesehatan, seperti anemia defisiensi besi (ADB).

Selain itu, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), GTM juga bisa terjadi akibat inappropiate feeding practice atau pemberian makanan yang tidak sesuai dengan usia anak. Hal ini biasanya terjadi pada masa penyapihan atau sejak si kecil diberikan makanan pendamping ASI (mpasi), yaitu pada usia di atas 6 bulan.

Peran orangtua sangat diperlukan dalam mengatasi GTM. Sebab, jika dibiarkan, kondisi tersebut akan memicu risiko malnutrisi dan stunting pada anak.

Baca juga: 3 Masalah Makan pada Anak dan Cara Mengatasinya

Ada beragam cara untuk mengakali anak yang mogok makan. Salah satunya, dengan menyajikan menu mpasi berbahan pisang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buah yang identik dengan rasa manis dan bertekstur lembut ini disukai orang segala usia, termasuk bayi dan balita. Karena itu, pisang sering dipilih orangtua saat mengenalkan MPASI kepada si kecil. Lagi pula, mengolah pisang sebagai menu mpasi juga terbilang mudah, yakni dengan dipure.

Tak hanya mudah dari segi pengolahan, pisang punya segudang manfaat bagi tubuh si kecil berkat kandungan nutrisi yang berada di dalamnya. Berikut ulasannya. 

Baca juga: Anemia Defisiensi Besi Akibatkan Anak Mogok Makan?

1. Menambah berat badan

Pisang merupakan salah satu buah padat nutrisi. Dalam 100 gram pisang terdapat sekitar 22,84 gram karbohidrat yang bisa membantu menambah berat badan si kecil.

2. Melancarkan pencernaan

Pisang juga bisa membantu melancarkan sistem pencernaan si kecil alias mengatasi kesulitan buang air besar (BAB). Pasalnya, terdapat sekitar 2,6 gram serat pada setiap 100 gram pisang.

3. Mengoptimalkan perkembangan otak

Kandungan kalium dan folat pada pisang berfungsi untuk membantu mengoptimalkan perkembangan otak anak.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.