Kompas.com - 27/07/2021, 13:10 WIB
Ilustrasi anak yang beraktivitas di alam sebagai bagian organic parenting. SHUTTERSTOCK/EVGENY ATAMANENKOIlustrasi anak yang beraktivitas di alam sebagai bagian organic parenting.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Apa cita-citamu di waktu kecil? Apakah sekarang kamu mendapatkannya? Jika tidak, kamu tak sendiri, banyak orang lain mengalami hal yang sama.

Ketika anak-anak masih kecil, orangtua umumnya akan terus-menerus memberitahu mereka agar memiliki cita-cita setinggi langit dan berusaha keras jika ingin menggapainya.

Selain itu, orangtua juga kerap mendorong dan menginspirasi anak-anak untuk sebisa mungkin menjadi yang terbaik.

Namun, sayangnya, sangat sedikit pemikiran tentang seberapa banyak anak yang dapat tumbuh menjadi seperti apa yang mereka impikan ketika masih kecil.

Menurut Study Finds, sebuah studi baru yang dipimpin oleh asisten profesor psikologi di University of Houston, Kevin Hoff, menunjukkan bahwa jarang sekali ada anak-anak yang dapat tumbuh untuk memenuhi cita-cita masa kecil mereka.

Hoff juga menemukan, hampir setengah dari semua remaja di Amerika Serikat (AS) memilih berkarir di dunia sains atau artistik, tetapi yang bisa mencapainya di masa dewasa hanya 8 persen dari pasar tenaga kerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Artinya, tidak semua anak dapat tumbuh untuk mencapai cita-cita mereka.

Baca juga: Menggali Diri untuk Menemukan Passion

Untuk melengkapi studi ini, dia juga mengamati lebih dari 3.000 remaja berusia antara 13-18 tahun.

"Hasil studi memperlihatkan bahwa anak-anak memimpikan karir yang tidak memiliki potensi besar ketika mereka benar-benar ingin mencapainya," katanya.

"Mereka juga memimpikan pekerjaan yang tidak tersedia. Jadi, bahkan jika seorang anak tumbuh untuk lebih meniti karir ini, peluang tidak akan tersedia untuknya," lanjut dia.

Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.