Kompas.com - 28/07/2021, 17:20 WIB

Lalu, Speedo dan Nike juga ambil bagian sebagai sponsor seragam tim AS.

Rusia (ROC)

Akibat masih mendapat sanksi WADA, tim Rusia terpaksa kembali bertanding di bawah tim “netral” Olympic Committee (Komite Olimpiade).

Hal ini membuat desainer Anastasia Zadorina dari Zasport sedikit kesulitan untuk menyeimbangkan warna merah, putih, dan biru dalam batasan hukum, meski akhirnya berhasil.

Hal menarik soal fesyen Tim Rusia justru datang dari cerita tim yang didiskualifikasi akibat pakaian renang yang bergambar beruang.

Rupanya, beruang dinilai terlalu mencerminkan budaya Rusia, sehingga dianggap melanggar ketentuan sanksi.

Liberia

Seragam tim Liberia dibuat oleh desainer New York, Telfar Clemens. Memang tak aneh, pasalnya, Clemens memang lahir dari pasangan asal Liberia.

Clemens dikenal dengan brand-nya, Teflar, yang memproduksi pakaian vegan-friendly dan unisex.

Kini, kreator dari “Bushwick Birkin” itu mengukir sejarah di olimpiade dengan rancangannya untuk tim track and field nasional Liberia.

Clemens mengubah seragam tim Liberia menjadi seragam atletik dalam pertandingan.

Berkat gaya streetwear-nya ini, Vogue bahkan menganugerahi seragam Liberia sebagai “seragam terkeren”

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.