Kompas.com - 02/08/2021, 16:18 WIB
Ilustrasi: menyusui, ibu menyusui ShutterstockIlustrasi: menyusui, ibu menyusui

KOMPAS.com – Laju penularan Covid-19 yang tinggi membuat semua orang harus melakukan tindakan preventif dengan ketat menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi.

Meski begitu masih banyak kesalahan informasi seputar vaksin Covid-19 yang dipercaya masyarakat. Salah satunya aman tidaknya vaksin ini untuk ibu yang masih menyusui.

Dijelaskan oleh dr.Caessar Pronocitro Sp.A dari RS Pondok Indah Bintaro Jaya, faktanya ibu menyusui sangat disarankan melakukan vaksinasi.

“Bukan hanya aman, antibodi yang diproduksi oleh ibu sebagai respon terhadap vaksin juga tertransfer ke tubuh bayi melalui ASI yang diminumnya, sehingga si kecil juga turut mendapatkan manfaat,” kata Caessar dalam acara IG Live “Serba-Serbi Menyusui di Tengah Pandemi” yang digelar oleh @Ibu2Canggih (1/8/2021).

Ia menambahkan, American Journal of Obstetrics and Gynecology juga telah mempublikasikan penelitian yang mengatakan bahwa vaksin Covid-19 aman untuk ibu menyusui namun juga bermanfaat untuk bayi.

“Oleh karena itu, saya sangat merekomendasikan para ibu menyusui untuk diimunisasi dengan vaksin yang saat ini sudah tersedia,” katanya.

Baca juga: 7 Cara Memperbanyak Produksi ASI yang Bisa Dijajal Ibu Menyusui

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengenai merk vaksin yang aman, menurutnya tidak ada spesifikasi khusus.

“Berdasarkan penelitian, ibu yang masih menyusui bayi dan anaknya dapat tetap menerima vaksinasi Covid, baik dengan merk Sinovac, Sinopharm, Pfizer, Astra-Zeneca, Moderna, maupun Johnson and Johnson,” imbuhnya.

Selain itu, ibu yang berstatus suspect maupun telah terkonfirmasi positif COVID-19 pun tetap dapat menyusui bayinya. Hal ini didasarkan oleh rekomendasi World Health Organization mengingat besarnya manfaat ASI bagi bayi itu sendiri.

“Ini didasarkan atas berbagai penelitian yang mengatakan ASI memberi sangat banyak manfaat untuk bayi, seperti nutrisi, antibodi, maupun terjalinnya ikatan antara ibu dan anak yang terbentuk selama proses menyusui. Manfaat ini jauh melebihi potensi risiko penularan,” kata Caessar.

Baca juga: Pemberian ASI Eksklusif Bukan Cuma Tugas Ibu

Walau begitu, ibu tetap harus menjalankan protokol kesehatan yang ketat saat menyusui.

Antara lain mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebelum dan sesudah menyentuh bayi atau memerah ASI, menggunakan masker, serta membersihkan dan menyanitasi alat bantu pompa ASI.

Untuk mempercepat kesembuhan, ibu yang terinfeksi Covid-19 harus memperhatikan asupan makanan dan terhidrasi dengan baik. Pemantauan kesehatan juga bisa dilakukan dengan telemedicine untuk berkonsultasi dengan dokter jika melakukan isolasi mandiri di rumah.

 

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.