Kompas.com - 03/08/2021, 17:21 WIB
. REPRO BIDIK LAYAR VIA MEDIA SOSIAL.

KOMPAS.com - Poster sejumlah pejabat publik viral karena dijadikan lelucon sebab mendompleng kesuksesan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo, berbalut ucapan selamat.

Para tokoh ini dianggap tak punya etika dengan menumpang popularitas dua atlet yang telah bekerja keras menyumbangkan emas untuk kontingen Indonesia.

Apalagi, potret diri mereka dipampangkan jauh lebih besar dan jelas dibandingkan pasangan atlet badminton ini.

Kondisi ini dapat membuktikan, mereka lebih peduli pada pencitraan diri sendiri dibandingkan ucapan terima kasih yang tulus kepada pahlawan olahraga ini.

Baca juga: Banjir Kritik, Gaya Pejabat Dompleng Kemenangan Greysia/Apriani

Firman Kurniawan, pakar komunikasi digital Universitas Indonesia, mengatakan tingkah para tokoh tersebut bisa dimaknai sebagai bentuk perhatian kepada para atlet dan ungkapan bangga serta berbahagia.

Namun dengan pola, gaya tampil dan konteks yang dimanfaatkan dalam kasus ini, penilaian positif dan rasionalisasi itu bisa batal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlihat, motif para pejabat tersebut lebih ingin menonjolkan dirinya dibandingkan subtansi pemberian ucapan selamatnya.

"Jika ini masuk dalam definisi narsis, ya bisa dikatakan narsis," ujar dia kepada Kompas.com, dalam perbincanganSelasa (3/8/2021).

Menurut dia, ungkapan bangga tersebut seharusnya tidak selalu harus menampilkan potret diri atau nama organisasi yang jauh lebih menonjol, dibandingkan si pembuat prestasi.

Kelainan berupa gaya narsistik para pejabat publik ini terjadi, karena keyakinan dan pemahaman dangkal bahwa aspek yang sifatnya kuantitas lebih mengantarkan pesan dibanding aspek estetiknya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.