Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/08/2021, 18:32 WIB

KOMPAS.com - Bagi mereka yang dibesarkan di era 90-an, tentunya tidak lupa dengan Tamagotchi. Konsol permainan buatan perusahaan Bandai ini memiliki ukuran yang ringkas dan lucu, sehingga populer di kalangan anak-anak kala itu.

Konsep utama Bandai ketika merancang Tamagotchi pertama kali adalah membangun hubungan emosional antara pemain dengan hewan peliharaan yang "dikurung" di dalam perangkat teknologi.

Namun seiring waktu, Tamagotchi dibuat dalam berbagai versi, dan pengguna bisa memilih karakter lain di luar hewan peliharaan.

Contohnya, karakter robot R2-D2 dari film fiksi ilmiah terkenal Star Wars yang diciptakan Bandai dan waralaba Star Wars kali ini.

Baca juga: Tamagotchi Lahir Kembali dalam Bentuk Smartwatch

Desain perangkat Tamagotchi yang membulat tampak serasi dengan bentuk karakter artoo --sebutan lain untuk robot R2-D2-- yang seperti "tempat sampah berjalan".

Karena R2-D2 pada dasarnya bukan makhluk hidup organik, pengguna tidak perlu memberikan makan dan mengurus buang air besar robot itu.

Akan tetapi, pengguna masih harus merawat robot dengan mengisi daya dan membersihkan robot tersebut.

R2-D2 ini bisa memelajari 19 keterampilan yang dibagi ke dalam tiga kategori mode, yakni standard, special, dan pilot.

Pada salah satu keterampilan di mode pilot, pengguna dapat meminta robot ini untuk mengendarai berbagai pesawat tempur ruang angkasa Star Wars.

Sejumlah karakter lain dari Star Wars juga bisa dilihat di Tamagotchi R2-D2, seperti Yoda, Boba Fett, C-3PO.

Baca juga: Citizen Rilis Enam Arloji bagi Pecinta Star Wars

Ada pula sembilan mini game yang disematkan Bandai ke dalam perangkat ini, termasuk permainan catur holografik "Dejarik".

Bandai mendesain dua model Tamagotchi R2-D2, classic version dan holographic version.

Kedua model Tamagotchi dibanderol seharga 2.530 yen atau setara Rp 330.000, dan akan dilepas pada 13 November mendatang.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.