Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/08/2021, 13:57 WIB

KOMPAS.com - Hidup sehat dan panjang umur tak ditentukan oleh seberapa banyak jus segar atau suplemen mahal yang kita konsumsi. Ini lebih kepada gaya hidup yang kita jalani sepanjang usia dan lingkungan sekitar.

Pada 2019, jurnalis sekaligus penulis Destination Wellness: Global Secrets for Better Living Wherever You Are, Annie Daly meninggalkan kehidupan yang sibuk di New York untuk bepergian dan mencari rahasia kebahagiaan dari berbagai belahan dunia.

Ia pergi ke enam wilayah berbeda, termasuk Norwegia, Hawaii, dan Jepang. Kemudian, Daly mewawancarai lebih dari 100 penduduk lokal dan pakar tentang gaya hidup mereka.

Berikut tiga rahasia kebahagiaan para penduduk paling panjang umur di dunia yang ia temukan:

1. Banyak menghabiskan waktu di luar ruangan

Annie mengingat salah seorang temannya dari Norwegia mengenalkan filosofi friluftsliv, yang artinya "kehidupan udara bebas".

Penganut friluftsliv menggambarkannya sebagai perasaan mendasar seseorang untuk menghabiskan waktu di luar ruangan sebanyak mungkin.

Tak peduli fakta bahwa Norwegia cukup sering diguyur hujan sepanjang tahun atau matahari tidak terbit selama tiga bulan di wilayah tertentu, orang-orang Norwegia selalu berusaha untuk berada di luar ruangan.

Untuk diketahui, penduduk Norwegia termasuk orang-orang dengan harapan hidup tertinggi di dunia.

Bagi mereka, banyak menghabiskan waktu di luar ruangan membantu meningkatkan suasana hati, kesehatan mental, dan kesejahteraan emosional.

Ia kemudian membandingkan dengan penduduk di negara asalnya. Orang-orang di Amerika Serikat rata-rata tidak menghabiskan cukup waktu di luar.

Menurut Badan Perlindungan Lingkungan, mereka rata-rata menghabiskan sekitar 90 persen waktunya di dalam ruangan, di mana konsentrasi beberapa polutan seringkali mencapai dua hingga lima kali lebih tinggi daripada di luar ruangan pada umumnya. Itu tidak terlalu baik untuk kesehatan kita.

Di Norwegia, untuk mendapatkan efek penyembuhan dari friluftsliv, kita tak perlu sampai melakukan perjalanan berkemah atau mendaki yang hebat.

Kita bisa mendapatkan efeknya bahkan hanya dengan berjalan kaki di sekitar rumah untuk membeli bahan makanan alih-alih naik mobil atau memakai jasa antar.

Cara lainnya adalah memilih piknik di taman daripada makan di dalam ruangan atau lari di taman daripada di atas treadmill.

Banyak penduduk setempat bahkan meninggalkan bayi mereka di luar dengan kereta bayi selama waktu tidur siang sehingga mereka terbiasa dengan gaya hidup di luar ruangan sejak usia dini.

Sebuah rumah dekat dengan kawasan pedesaan Hamnøya di Nordland, Norwegia. Sebagian penduduk Norwegia merasakan kesejahteraan mentalnya lebih baik dengan menghabiskan waktu di luar ruangan.UNSPLASH/ANSGAR SCHEFFOLD Sebuah rumah dekat dengan kawasan pedesaan Hamnøya di Nordland, Norwegia. Sebagian penduduk Norwegia merasakan kesejahteraan mentalnya lebih baik dengan menghabiskan waktu di luar ruangan.
2. Punya ritual

Banyak dari kita yang lebih menyukai segala sesuatu yang praktis, termasuk dalam hal makanan dan minuman.

Padahal, salah satu cara untuk menguatkan fokus dan hadir di masa kini adalah melupakan diri sendiri dengan sesekali terlibat dalam aktivitas yang rumit. Bukan hasilnya, tapi fokuslah pada prosesnya.

Harapan hidup penduduk Jepang rata-rata mencapai 85 tahun. Di sana, para ahli teh mempraktikannya dengan upacara minum teh, ritual menyiapkan dan menyajikan teh.

Selama proses tersebut, fokus mereka begitu dalam sehingga mereka tidak memikirkan hal lain.

Menurut profesor filsafat dari Temple University, Shigenori Nagatomo, proses tersebut merangkul konsep Buddhis tentang waktu.

"Banyak orang sering melamun, berpikir bahwa ada sesuatu yang lebih baik di tempat lain selain di mana mereka berada," katanya.

"Tapi ada realitas pamungkas yang terbentang tepat di depan mata kita, sepanjang waktu, jadi kita perlu melibatkan diri sepenuhnya dalam hal itu."

Masuk akal, bukan?

Jika semuanya tidak kekal dan waktu berlalu dengan cepat, bukankah seharusnya kita semua mengejar momen-momen yang begitu indah dan unik itu? Sehingga, kita dapat melupakan diri kita dan mengeluarkan diri kita dari pikiran kita sendiri.

Baca juga: Perlu Tahu, 5 Kebiasaan Sehat Orang-orang dengan Umur Panjang

3. Mencari tahu kisah leluhurnya

Di Amerika, Hawaii menempati posisi teratas untuk negara bagian dengan rata-rata harapan hidup tertinggi.

Greg Solatario, penduduk asli Hawaii yang tinggal di tanah yang sama tempat ia dibesarkan, mengatakan bahwa untuk menjalani kehidupan yang sehat dan bahagia, kita harus mengetahui kisah diri kita.

"Saya berasal dari tanah ini. Keluarga saya berasal dari tanah ini," kata Greg sambil menunjuk ke hutan hujan tropis di sekitarnya.

"Saya percaya dengan cara yang sangat dalam bahwa mengetahui dari mana saya berasal membantu saya tetap membumi dan terhubung setiap hari."

Sebagai Solatario generasi ke-50, Greg adalah bagian dari keluarga kuno terakhir yang masih tinggal di Lembah Halawa, sebidang tanah bersejarah di Molokai, tempat orang Hawaii menetap sejak tahun 650 M.

"Ada ungkapan Hawaii, nana i ke kumu, yang berarti "lihat ke sumbernya", atau "lihat ke gurunya". Maksudnya adalah nenek moyang adalah pemandu kita," ujar dia.

Ketika tahu dari mana kita berasal, kita akan lebih mampu mengenal diri sendiri.

Mengenal diri sendiri dan mengetahui kisah leluhur kita adalah salah satu cara terbaik untuk hidup bahagia.

Jadi, kita bisa menanyakan kepada orangtua, kakek-nenek atau tetangga yang lebih tua tentang kehidupan mereka sebelum kita lahir. Cobalah tanyakan, apa saja tradisi atau tips yang menurut mereka harus diwariskan kepada generasi mendatang.

Ini bukan tentang memahami garis keturunan leluhur semata. Ini adalah cara mengetahui kisah kita dengan meluangkan waktu untuk terhubung dengan para tetua yang membantu membuat jalan kita tampak lebih jelas.

Proses mendengarkan dan menyampaikan cerita juga akan memberi makna lebih bagi hidup kita.

Baca juga: Cerita Umur Panjang Mereka yang Berusia di Atas 100 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Sumber CNBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.