Kompas.com - 10/08/2021, 12:56 WIB

Menurut wlfi.com, ketika anak remaja dapat mengidentifikasi emosi mereka, mereka lebih mampu memecahkan masalah dan mengembalikannya ke keadaan emosi dasar mereka.

Namun, mampu melakukan ini mungkin lebih sulit daripada kedengarannya, terutama jika perasaan itu adalah kesepian.

Untuk itu, orangtua dapat mengatasi perasaan tersebut dengan mengungkapkan apa yang mereka amati dan melihat apakah itu sesuai dengan apa yang dirasakan anak remaja.

Dengan melakukan ini kita dapat lebih memahami apa yang dirasakan mereka dan mereka pun tidak melabeli emosi mereka sendiri dalam waktu yang singkat.

Baca juga: Ciri-ciri Anak Remaja Alami Stres di Masa Pandemi dan Solusinya

4. Harus bisa mendengarkan

Pada akhirnya, terkadang semua remaja membutuhkan seseorang untuk mendengarkan mereka.

Ketika mereka memutuskan ingin mengungkapkan mengapa mereka merasa kesepian, yang dibutuhkan adalah didengarkan oleh orangtua.

Dengan demikian, tahan diri untuk tidak menyela dan menunggu sampai ada jeda alami dalam percakapan sehingga remaja bisa mengekspresikan diri mereka sepenuhnya.

Lebih jauh lagi, mereka juga akan menyadari ketika orangtua secara aktif mendengarkan atau tidak.

Oleh karena itu, penting untuk benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan anak remaja ketika mereka mengungkapkan kesepian.

Dan yang paling penting, alih-alih hanya menasihati situasinya, kita harus bertanya kepada mereka apakah mereka ingin tahu solusi apa yang mungkin ada untuk mengatasi kesepian.

Dengan cara ini, mereka diberi kesempatan untuk memutuskan apakah mereka hanya perlu mengeluarkan sesuatu dari dada mereka atau apakah mereka membutuhkan dukungan untuk mengatasi akar penyebab kesepian.

Baca juga: 7 Tanda Anak Remaja Sedang Mencari Jati Diri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.