Kompas.com - 13/08/2021, 17:33 WIB
Ilustrasi kosmetik. misumaIlustrasi kosmetik.
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Saat ini bisa dibilang industri kecantikan Indonesia sedang dalam masa jayanya. Konsumen Indonesia semakin berkembang, sehingga kebutuhan akan produk-produk yang dapat merawat kulit wajah dan tubuh juga semakin meluas.

Variasi produk kecantikan lokal pun semakin beragam, mulai dari produk anti jerawat hingga pencerah. Perusahaan kecantikan, baik berskala kecil maupun besar mulai berinovasi dalam menciptakan produk dengan kelebihannya masing-masing.

Namun, permintaan konsumen akan produk dengan hasil yang cepat, efektif, dan terjangkau mengakibatkan meningkatnya praktek-praktek keliru oleh pelaku industri ini, termasuk menggunakan bahan-bahan terlarang.

Hal ini memunculkan kosmetik “abal-abal” di pasaran, yang sayangnya justru gencar berpromosi lewat influencer terkenal dan review-review yang tidak bisa diyakini kebenarannya.

Akan tetapi, apakah sebenarnya yang dimaksud kosmetik “abal-abal”? Apa yang membuat sebuah kosmetik disebut sebagai “abal-abal”?

Menurut Tin Kurniati, QAC (Quality Assurance Control) dari PT.Cosmax Indonesia, kosmetik abal-abal dapat dikatakan sebagai kosmetik illegal.

Kosmetik abal-abal bisa disebut sebagai kosmetik ilegal karena tidak terdaftar di BPOM. Bahan-bahan yang dipakai ataupun yang digunakan dalam proses produksinya belum tentu mengikuti aturan BPOM. Hal ini juga termasuk juga penggunaan bahan-bahan yang dilarang,” jelas Tin Kurniati, Jumat (13/8/2021).

Selain itu, produk kosmetik juga dapat disebut “abal-abal” jika industri atau manufaktur tempat kosmetik tersebut diproduksi belum memiliki sertifikasi CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik).

“Dan melengkapi batasan tersebut, termasuk juga jika industri-nya tidak bersertifikat CPKB dan belum memiliki tinjauan dari BPOM.” tambahnya.

Baca juga: Skincare Abal-abal, Apa Ciri-cirinya?

Lantas, seperti apakah kosmetik yang baik dan memenuhi syarat keamanan dalam penggunaannya?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.