Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/08/2021, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Sekelompok orang antivaksin menjadi bahan tertawaan karena salah alamat ketika berniat melakukan demonstrasi untuk memprotes BBC, lembaga penyiaran umum Inggris.

Alih-alih menuju lokasi kantor yang tepat, mereka malah menyerang bekas gedung BBC di London Barat.

Kantor lama itu sekarang digunakan sebagai apartemen, restoran, dan studio yang disewa oleh perusahaan media Inggris lainnya untuk memproduksi acara bincang-bincang siang hari.

Protes itu dilancarkan karena aktivis antivaksin ini menilai BBC tidak menyiarkan berita yang netral dan malah mempromosikan vaksin Corona.

“Tidak yakin apa yang ingin dicapai oleh para pengunjuk rasa, tetapi yang akan mereka temukan hanyalah saya, Jane, Nadia, dan Penny di @loosewomen berbicara tentang menopause,” cuit Charlene White, pembawa acara ITV “Loose Women,” yang sedang syuting ketika sekelompok pendemo datang.

Baca juga: Jennifer Aniston Tegas Putuskan Hubungan dengan Orang Antivaksin

Video yang diposting di media sosial menunjukkan pengunjuk rasa bentrok dengan polisi ketika mereka berusaha memaksa masuk ke gedung, yang berjarak sekitar empat mil di sebelah barat pusat kota London.

Ratusan orang di luar gedung studio meneriakkan "shame on you," dan berpikir sedang memprotes kanal berita BBC News dan bahwa materi pra-protes telah memainkan tautan gedung ke penyiar.

Menyadari terjadi kesalahan soal lokasi, sekelompok kecil demonstran kemudian mengalihkan sasarannya ke gedung BBC yang benar di pusat kota London.

Tak pelak, hal ini langsung jadi menjadi bulan-bulanan di media sosial. Warganet Inggris menganggap para antivaksin itu sedang mempertontonkan kebodohannya dengan aksi terebut.

"Apakah ada hubungan antara kebodohan dan anti-vaksin?" tulis Andrew Neil, seorang pengusaha media kanan-tengah dan mantan pembawa acara BBC di Twitter.

Baca juga: Orang yang Antivaksin Bisa Membuat Covid-19 Lebih Berbahaya

Polisi Metropolitan London menyatakan tidak ada penangkapan yang dilakukan dan seorang petugas menderita cedera wajah ringan akibat insiden tersebut.

"Petugas didorong oleh sejumlah kecil demonstran [berlari menuju pintu masuk,] tetapi kedatangan petugas tambahan dengan cepat memulihkan ketenangan," ujar pernyataan publik tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.