Kompas.com - 15/08/2021, 21:52 WIB
|
Editor Wisnubrata

Minuman beralkohol akan mengganggu ritme tersebut dengan menekan produksi melatonin, hormon yang mendorong tubuh untuk tidur.

Sebuah studi tahun 2007 yang dimuat ke dalam jurnal Chronobiology International menemukan konsumsi alkohol dalam jumlah sedang sekitar satu jam sebelum tidur dapat mengurangi produksi melatonin.

Para peserta dalam studi tersebut mengonsumsi sekitar 1,1 gram vodka per kilogram berat badan.

Kemudian, dua setengah jam setelah minum minuman beralkohol, kadar melatonin peserta berkurang 19 persen dibandingkan mereka yang tidak minum alkohol.

Baca juga: 7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol

2. Mengganggu tidur REM

Sebuah temuan pada 2013 yang mengacu pada 27 studi yang dimuat ke dalam jurnal Alcoholism: Clinical and Experimental Research mengungkap, alkohol mengurangi jumlah keseluruhan tidur REM.

Rapid eye movement atau REM adalah tahap tidur yang merangsang bagian otak untuk membantu mengatur memori dan pembelajaran.

Apabila tahap tidur ini terganggu, maka kita bisa mengalami depresi dan kecemasan, serta meningkatkan risiko demensia.

Umumnya, siklus tidur REM pertama terjadi sekitar 90 menit setelah kita tertidur.

Namun, konsumsi minuman beralkohol akan membuat siklus tidur itu menjadi terhambat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.