Kompas.com - 17/08/2021, 18:32 WIB
Ilustrasi pria dengan kaos polo Rostislav_SedlacekIlustrasi pria dengan kaos polo
|
Editor Wisnubrata

Lain kali saat kita berpakaian, periksa kembali ritsleting celana untuk melihat apakah kita mengenakan salah satu merek ritsleting paling populer itu atau tidak.

Baca juga: Apa Arti Inisial YKK di Ritsleting, Penasaran?

8. Kancing di ujung kerah

Awalnya kemeja polo dipopulerkan oleh pemain polo yang harus berkuda dan membuat kerah mereka melambai-lambai. Kepakan kerah itu sangat tidak nyaman, serta mengganggu jalannya pertandingan.

Oleh sebab itu, kemeja polo kemudian ditambahkan kancing di ujung kerah agar kerah tidak melambai-lambai saat dipakai bermain.

Baca juga: Mengapa Pria Wajib Punya Kaos Polo?

9. Kancing pada kemeja pria dan wanita

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi perempuan, topi, kacamata hitam dan sinar mataharishutterstock Ilustrasi perempuan, topi, kacamata hitam dan sinar matahari
Era Renaisans dan Victoria menciptakan prioritas bagaimana pakaian pria dan wanita dibuat.

Wanita sering mengenakan potongan rumit seperti korset, yang berarti bahwa wanita membutuhkan bantuan untuk berpakaian.

Salah satu teori mengapa kancing wanita berada di sebelah kiri dan kancing pria di sebelah kanan adalah karena desainer mungkin membuat agar pelayan lebih mudah mendandani wanita.

Sedangkan para pria dianggap bisa memakai pakaiannya sendiri tanpa perlu dibantu.

Masih sampai hari ini, wanita mengancingkan pakaian mereka dari kiri dan pria mengancingkan pakaian mereka di kanan.

Baca juga: Mengapa Letak Kancing Kemeja Wanita dan Pria Berbeda?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.