Kompas.com - 18/08/2021, 07:00 WIB
Ilustrasi tidur telentang. PEXELS/COTTONBROIlustrasi tidur telentang.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan bayi tidur telentang untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Bayi yang tidur tengkurap akan mengalami masalah, yakni:

- Beban bakteri di hidung

- Membebani kerja pernapasan

- Masalah saluran pernapasan atas

Sebuah temuan tahun 2019 mengungkap, orang dewasa yang tidur telentang dan menyamping dikaitkan dengan menurunnya risiko nyeri pada tulang belakang ketimbang tidur tengkurap.

Namun banyak orang dewasa yang jarang menerapkan posisi tidur telentang.

Sebuah studi pada 2017 menyebutkan kebanyakan orang yang mendekati usia dewasa lebih sering tidur miring atau menyamping.

Sementara itu, temuan tahun 2019 yang sudah disebutkan di atas mencatat lebih dari 60 persen orang dewasa di Eropa tidur menyamping atau miring.

Apa pun kebiasaan kita saat tidur, ada baiknya mengetahui manfaat dari tidur dalam posisi telentang.

Baca juga: Hindari Konsumsi Alkohol Sebelum Tidur, Karena...

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.